Rilis Lagu Baru, The Hours of Silence Akhiri Mati Suri Nyaris 3 Abad

- Kamis, 10 November 2022 | 15:05 WIB
The Hours of Silence memantapkan diri untuk kembali aktif bermusik dengan merilis single kedua ‘Headlong Journey (Quarantine)’.  (Dok. The Hours of Silence)
The Hours of Silence memantapkan diri untuk kembali aktif bermusik dengan merilis single kedua ‘Headlong Journey (Quarantine)’. (Dok. The Hours of Silence)

 

BERITABAIK.ID - The Hours of Silence bangkit lagi dengan merilis single ‘Headlong Journey (Quarantine)’. Lagu ini merupakan persembahan kedua  dari Yuka D. Narendra (vokal), Anda Perdana (gitar, vokal), Quiddo Jozal (drum, vokal) dan Rendi Khrisna (bas, vokal) sejak memutuskan untuk menghidupkan lagi band yang pertama kali dibentuk tahun 1990 ketika mereka masih menjadi siswa SMA Pangudi Luhur, Jakarta.

Dua tahun selepas lulus SMA, mereka berpencar dan baru dipersatukan kembali pada 2015 dan sempat merilis single ‘Silence Remain’, yang pernah mereka rekam dalam bentuk demo pada 1991 silam. 

Lewat keterangan resminya, mereka menjelaskan ‘Headlong Journey (Quarantine)’ adalah karya benar-benar baru yang merupakan hasil kontemplasi di tengah karantina akibat pandemi. Lagu ini bercerita tentang bagaimana manusia menyikapi terjadinya sebuah disrupsi besar di dunia seperti Maut Hitam di Eropa abad pertengahan, Flu Spanyol pada awal abad ke-20, dan COVID-19 yang melanda dunia dalam dua setengah tahun terakhir.

“Lagu ini merefleksikan perjalanan peradaban manusia, sekaligus mempertanyakan banyak hal,” kata Yuka sang vokalis sekaligus penulis lirik.

Baca Juga: Berita Baik, 50 Ribu Rumah di Bandung Timur Bakal Teraliri Air Bersih

“Apakah ini pertanda dari perubahan peradaban? Akankah kita keluar dari situasi ini? Bagaimanakah masa depan umat manusia kelak? Apa yang harus kita lakukan setelah ini? Dan yang terpenting, akankah kita belajar sesuatu dari peristiwa penting di abad ini?” sambungnya.

Dengan balutan musik art rock a la akhir ’80-an dan awal ’90-an yang digubah oleh Rendi, dan dibantu oleh musisi sekaligus sesama alumni PL yakni Dave Lumenta pada kibor dan synthesizer serta Leonardo Ringo pada vokal latar, The Hours of Silence terdengar seperti band dengan kematangan yang sesuai usia para personelnya namun disertai energi selayaknya sekumpulan pemuda yang untuk pertama kalinya merasakan euforia bermain musik dengan teman-teman yang satu frekuensi. 

Baca Juga: Hinhin Agung Daryana, Sang Doktor Metal dari Bandung

Halaman:

Editor: Marshal Deru Bumi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

‘Derisik’, Suara Tak Berwujud ala Colderra

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:05 WIB
X