Kenalan dengan Anita, Teknologi Penyulap Air Laut Menjadi Air Minum

- Jumat, 23 Desember 2022 | 08:30 WIB
Model inovasi Alat Desalinasi Terpadu Sistem Ganda (Anita) gagasan mahasiswa ITS. (Dokumentasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Model inovasi Alat Desalinasi Terpadu Sistem Ganda (Anita) gagasan mahasiswa ITS. (Dokumentasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember)

 

BERITABAIK.ID - Dilatarbelakangi krisis air minum di daerah terpencil, tiga mahasiswa ITS menggagas Alat Desalinasi Terpadu Sistem Ganda atau disebut Anita.

Anita digagas oleh Jell Hilmansyah, Dwi Prawira Kusuma, dan Fajar Dhimas Airlangga. Ketua tim penggagas Anita, Jell Hilmansyah mengungkapkan bahwa inovasi ini terfokus pada metode pengolahan air laut menjadi air siap minum.

Hal ini disebabkan oleh banyaknya sumber air yang berasal dari laut di kawasan Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T).

“Untuk itu, digagaslah inovasi ini dengan memanfaatkan air laut dan kabut laut sebagai sumber airnya,” paparnya.

Jell melanjutkan, masyarakat pesisir pantai biasanya hanya menggunakan metode desalinasi guna memperoleh air bersih. Namun, dengan bimbingan Dr. Ni Ketut Aryani MT, tim ini berhasil mengintegrasikan dua metode sekaligus guna menciptakan alat yang lebih efektif dan efisien.

Baca Juga: Kisah Athira, Mahasiswi Unpad yang Berkesempatan Magang di Mercedes Benz

 Anita dirancang dengan menggunakan metode desalinasi sekaligus kondensasi,” jelasnya.

Pada metode desalinasi, air laut akan dipanaskan hingga mencapai titik didihnya. Ketika telah mencapai titik didih, air murni akan terpisah dengan zat pengotornya. Proses pemanasan ini dilakukan pada kompor listrik dan membutuhkan daya sebesar 620 kilo watt jam tiap liternya.

Halaman:

Editor: Marshal Deru Bumi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tim Gryffindor ITS Sulap Bambu Jadi Bahan Bakar PLTU

Minggu, 25 Desember 2022 | 11:30 WIB

SMART, Inovasi Pelacak Energi Surya Buatan Mahasiswa UI

Selasa, 29 November 2022 | 12:00 WIB
X