Kemenkes Mulai Berikan Trauma Healing kepada Korban Gempa Cianjur

- Minggu, 27 November 2022 | 20:56 WIB
Sebuah rumah rusak terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur.  (Foto: Gin gin Tigin Ginulur/Beritabaik.id)
Sebuah rumah rusak terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur. (Foto: Gin gin Tigin Ginulur/Beritabaik.id)

BERITABAIK.ID - Gempa yang mengguncang Kabupaten Cianjur awal pekan lalu, Senin (21/11/2022), menimbulkan kerugian fisik dan nonfisik.

Untuk kerugian fisik, hingga Minggu (27/11/2022) sore, tercatat 62.628 rumah rusak yang tersebar di beberapa kecamatan. 

Dari jumlah tersebut, 27.434 rumah mengalami rusak berat, 13.070 rusak sedang dan 22.124 ringan.

Sementara kerugian nonfisik, berupa trauma pascagempa terutama pada anak-anak. Jika dibiarkan, trauma tersebut akan berdampak pada masa depan anak.

Terkait masalah trauma pascagempa, Kemenkes berencana menurunkan tim kesehatan jiwa psikososial untuk warga terdampak gempa Cianjur.

Baca Juga: Kisah Sukses Pasheman'90, Ekskul SMKN 2 Garut yang Mengguncang Indonesia

Menurut Plt Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Sumarhaya, tim ini mulai dilibatkan pada Senin (28/11/2022).

Tim tersebut, kata Sumarjaya, akan begerak dalam pendampingan trauma healing korban bencana.

"Kita akan menurunkan tim ini di tempat pengungsian mulai Senin. satu tim terdiri dari lima orang," ujar Sumarjaya dalam konferensi pers di Pendopo Kabupaten Cianjur, Minggu (27/11/2022).

Halaman:

Editor: Gin Gin Tigin Ginulur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kota Bandung Sambut Hari Raya Imlek dengan Toleransi

Kamis, 19 Januari 2023 | 13:40 WIB
X