Ritual Cinta dan Doa Bernama Ulambana

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 08:30 WIB

-

Terapkan Prokes di Tengah Pandemi
Di Vihara Tanda Bhakti, upacara Ulambana ini sudah dua kali dilakukan berturut-turut di tengah pandemi COVID-19. Pertama adalah tahun lalu, kedua pada tahun ini.

Sebelum pandemi melanda, Ulambana biasa digelar 'meriah'. Namun, saat pandemi, ada berbagai pembatasan dan pengaturan yang dilakukan. Yang pasti, umat yang datang dibatasi dan diterapkan protokol kesehatan ketat.

"Kita kalau sebelum pandemi, biasa gitu ya ramai-ramai. Kalau seperti ini (pandemi) kita jaga jarak, menjalankan protokol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan, dan lain-lainnya gitu, harus (sesuai) protokol dari pemerintah," kata Bikhu Bhante.

Tak hanya isapan jempol, Beritabaik.id menyaksikan sendiri bagaimana seluruh prosesi dijalankan dengan protokol kesehatan ketat. Mulai dari pintu masuk wajib mencuci tangan, dicek suhu tubuh, dan memakai masker.

Di area upacara, masker juga wajib terus dipakai. Saat kegiatan ibadah atau ritual berlangsung, masing-masing menjaga jarak. Dengan cara ini, ritual tetap bisa dilaksanakan tanpa mengurangi rasa khidmat.

Para umat yang datang ke lokasi pun tak bisa sembarangan. Semua yang dilakukan harus berdasarkan arahan atau perintah dari para bikhu yang memimpin kegiatan.

Sementara itu, di tengah pandemi ini, Bikhu Bante memberi pesan penting bagi semua warga. Protokol kesehatan jadi hal yang sangat ditekankannya.

"Kita semua, warga, siapapun itu, marilah kita bersama-sama, bersatu-padu untuk melawan pandemi ini, jaga protokol kesehatan dan lain-lainnya itu," pungkasnya.


Foto: Rayhadi Shadiq/Beritabaik.id

Halaman:

Editor: Oris Riswan Budiana

Tags

Terkini

X