• Sabtu, 26 November 2022

Duet Antrique & Rumah Amal Salman Perluas Vaksin Tanpa Kerumunan

- Minggu, 15 Agustus 2021 | 09:31 WIB

Ada inovasi keren dari salah satu kolaborator jaringan publik #MenangBersama. Mereka bikin AntriQue sebagai platform pelayanan antre vaksin yang nyaman, aman, dan tanpa kerumunan.

Hal ini berkaca dari data. Per 13 Agustus 2021, sudah 26.4 juta orang telah divaksinasi atau baru 9.8% dari target. Antusiasme masyarakat untuk mengikuti program Vaksinasi COVID-19 terus meningkat. Namun beberapa penyedia vaksin belum memiliki alur yang nyaman sehingga masih banyak terjadi kerumunan di lokasi vaksin yang dikhawatirkan malah memicu penularan virus corona.

Merespon hal itu, salah satu kolaborator gerakan #MenangBersama yaitu AntriQue yang diwakili oleh Gunawan menyampaikan inovasinya yaitu platform AntriQue sebagai media pelayanan antre vaksin yang nyaman, aman, dan tanpa kerumunan. Selain menyediakan pelayanan antre, aplikasi ini juga menyediakan relawan untuk membantu petugas dalam melakukan pelayanan sesuai kebutuhan.

Pelayanan antre melalui aplikasi AntriQue diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang akan melakukan vaksin dan membantu mengurangi kerumunan. Karena lewat aplikasi tersebut, masyarakat dapat antre dan memonitor antrean dari rumah saja.

“Tenaga pelayanan di mana-mana kurang, sesimpel input data saja terkadang enggak bisa dilakukan. Baik itu di puskesmas maupun di rumah sakit,” ujar Gunawan.

Sebagai wadah untuk menyatukan organisasi dan komunitas, dalam acara Relung Bersama Jumat (13/8/2021) malam, AtriQue dan Rumah Amal Salman juga berbagi pengalaman berkolaborasi. Harapan ke depannya dengan berkolaborasi berbagai organisasi dapat memperluas impak dan membantu mempercepat pelayanan masyarakat yang membutuhkan.

“AntriQue bekerja sama dengan Rumah Amal Salman dan Dinas Kesehatan akan membentuk 15 sentra vaksinasi di Kabupaten Bandung. Jika kegiatan ini berhasil, maka akan diperluas ke seluruh Jawa Barat,” ucap Gunawan.

Pengalaman lainnya juga disampaikan oleh Purbaningsih dari relawan Gerkatin. Gerkatin merupakan gerakan untuk kesejahteraan tunarungu Indonesia. Purbaningsih yang tergabung di Gerkatin Jawa Barat menyampaikan, dari 27 lokasi Gerkatin yang tersebar di Jawa Barat sudah memiliki pengurus cabang dan masih kesulitan menghimpun data khususnya jumlah masyarakat tuli di Jawa Barat. Masyarakat tuli yang sudah terdata baik muda maupun tua masih memiliki ketakutan untuk vaksin sehingga butuh untuk diedukasi. 

“Edukasi untuk teman-teman tuli masih sangat dibutuhkan misalnya dalam bentuk video yang mudah dipahami tentang pentingnya vaksin dan bagaimana vaksin itu,” tutur Purbaningsih.

Halaman:

Editor: Avitia Nurmatari

Tags

Terkini

X