• Kamis, 6 Oktober 2022

Kopi Penuh Asa dari Cici sang Barista Netra

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 11:28 WIB

Saat disinggung pernahkah kopi atau minuman lain yang sedang diracik justru tumpah akibat penglihatan terbatas, ia menjawab spontan. "Sering. Jangankan dulu, sekarang pun kalau matanya lagi enggak fokus, sering juga gitu (tumpah)," cetusnya.

Baca Ini Juga Yuk: Segelas Kopi dan Cerita Menarik Matisti

-

Foto: Oris Riswan/Beritabaik.id

Ia juga pernah mengalami beberapa hal tak menyenangkan saat melayani konsumen. Misalnya dikeluhkan konsumen akibat pesanan mereka lama disajikan.

"Ketika kita sudah berusaha bener-bener (menyajikan pesanan dengan cepat), tapi tetap saja ya ada (yang komplain). Mungkin entah mereka belum mengetahui gitu ya bahwa kerjaan disabilitas kayak gimana, mungkin terlalu lama mengerjakannya, gitu. Ya, yang namanya (penglihatan) terbatas, mungkin agak lama sedikit," paparnya.

Namun, Cici tak mau ambil pusing. Ia memaklumi jika konsumen memiliki tipikal atau sikap berbeda-beda. Sehingga, ketika mendapatkan konsumen dengan sikap kurang menyenangkan, ia memakluminya. Bahkan, ia tak segan minta maaf pada konsumen yang merasa diberi pelayanan kurang memuaskan.

Baginya, konsumen memang memiliki berbagai karakter. Tak hanya di kedai tempatnya bekerja, di tempat lain kondisinya pun serupa. Sehingga, ia sama sekali tak runtuh semangat menghadapi konsumen dengan berbagai tingkahnya.

Cici sendiri berprinsip selalu berusaha melayani konsumen dengan baik. Dalam urusan meracik kopi atau minuman lainnya, ia juga berusaha cepat, tapi menomorsatukan rasa.

"Saya berusaha semaksimal mungkin agar bisa cepat. Tetapi, saya enggak mau cepat secepat-cepatnya tetapi itu rasa minumannya enggak enak, penyajiannya enggak rapi," ucapnya.

Halaman:

Editor: Oris Riswan Budiana

Tags

Terkini

X