Gita Ayudhia Fitriani, Duta Kampus yang Memiliki Sederet Prestasi

Semarang - Mahasiswi jurusan Strategi Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Semarang, Gita Ayudhia Fitriani baru saja terpilih menjadi Duta Sekolah Vokasi 2019. Gita mampu menyisihkan 31 peserta dari berbagai program studi yang juga mengikuti pemilihan ini.

Pastinya bukan hal yang mudah bagi Gita untuk bisa mendapatkan predikat sebagai Duta Sekolah. Mahasiswi asal Bandung ini harus melewati serangkaian proses seleksi yang cukup panjang. Mulai dari wawancara, tes bakat, membuat resume materi pembekalan hingga seleksi terbuka berupa Q&A.

Kriteria penilaian untuk menjadi Duta Sekolah sendiri dilihat dari tiga aspek yaitu 3B (Brain, Behavior dan Beauty), yang mana ketiga aspek tersebut harus dimiliki oleh seorang duta yang nantinya akan menjadi role model.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung saya selama proses pemilihan Duta Sekolah Vokasi Undip 2019 dari tingkat prodi hingga fakultas. Semoga saya bisa memberikan manfaat kepada orang lain," ungkap Gita melalui laman undip.ac.id.

Baca Ini Juga Yuk: Bangga! Mahasiswa UGM Jadi Juara Kompetisi di AI-JAM Jepang 2019

Sosok Gita merupakan mahasiswi yang memiliki segudang prestasi. Berbagai perlombaan dan penghargaan sudah banyak diraihnya. Saat duduk di bangku SMA, ia pernah menjadi Juara I Pidato Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Juara I Story Telling Se-Bandung Raya.

Selain itu, Gita juga pernah menjadi Duta Anak Kabupaten Bandung 2018, Duta GenRe (Generasi Berencana) Provinsi Jawa Barat hingga meraih Penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai Duta Sanitasi.

Menurut Gita, untuk menjadi sukses, mahasiswa tidak hanya harus melakukan kegiatan akademik kuliah saja tetapi juga harus memiliki soft skill.

"Kita harus punya nilai lebih. Maka dari itu saya mengikuti berbagai kursus seperti kursus biola, bahasa Inggris bahkan bela diri silat. Selain itu, kita juga harus banyak membangun relasi karena dengan memiliki relasi dengan banyak orang dari latar pendidikan yang berbeda akan lebih memudahkan ketika nanti kita sudah lulus," terang mojang Bandung ini.


Foto: undip.ac.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler