Ilah Khadijah, Tunanetra yang Cintai Budaya Sunda Lewat Menyanyi

Bandung - Ilah Khadijah (40) punya bakat hebat di balik matanya yang tak bisa melihat. Saat bernyanyi, suaranya terdengar begitu merdu. Bahkan, ia mampu menghadirkan keceriaan bagi siapapun yang menyaksikan penampilannya.

Hal itu contohnya bisa terlihat saat ia bernyanyi di sela peringatan Hari Disabilitas Internasional di Wyata Guna, Kota Bandung, pada Rabu (11/12/2019). Menyanyikan lagu-lagu Sunda di atas panggung, ia mampu memancing para penonton untuk bergoyang. Ia seolah punya energi tersendiri agar menarik penonton menikmati alunan lagu yang dibawakannya.

Sesekali, ia mengeluarkan kemampuannya nembang khas Sunda di sela lagu yang dibawakannya. Yakin deh, sangat jarang anak muda bisa nembang seperti yang dilakukan Ilah. Ia pun bangga dan senang membawakan lagu-lagu seperti itu.

"Saya sudah lama suka nyanyi, dari kecil. Ada turunan (bakat seni) juga dari keluarga," ujar Ilah kepada BeritaBaik.id.

Ilah sendiri dalam kesehariannya berprofesi sebagai terapis pijat. Ia membuka usaha jasa pijat di kawasan Paledang, Kota Bandung. Di luar itu, ia cukup sering diundang untuk bernyanyi di acara pernikahan.

"Sudah sering saya nyayi di pernikahan, sudah dari tahun 1990-an," ungkapnya.

Selain karena punya suara emas dan bakat mumpuni, kemampuan Ilah dalam bernyanyi mendapat sentuhan khusus dari penyanyi pop Sunda mendiang Detty Kurnia. Yang menarik, Detty adalah penyanyi idolanya.

"Saya ngefans banget sama beliau. Kebetulan dia juga jadi pelanggan saya dari tahun 2002 sampai meninggal tahun 2010," tutur Ilah.

Dari seringnya pertemuan itu, Detty justru mengajarkan Ilah untuk bernyanyi, termasuk membawakan tembang khas Sunda. Bisa dibilang, kemampuan Ilah nembang dimatangkan oleh sosok Detty Kurnia.

Kini, dengan kemampuannya membawakan lagu-lagu Sunda, ia ingin membawa 'virus' bagi generasi muda. Ia berharap anak-anak muda tertarik untuk melestarikan budaya Sunda. Ia berharap mereka mau belajar bahasa Sunda, kesenian Sunda, dan berbagai hal lainnya yang berkaitan dengan budaya Sunda.

"Saya sebagai disabilitas, pesan saya buat anak-anak muda, ayo kita junjung daerah kita sendiri dengan lagu tradisional, dengan lagu Sunda, enggak boleh hilang. Tunjukan kita orang Sunda, harus bisa bahasa Sunda, dan harus hobi dengan lagu Sunda. Jangan menanggalkan identitas," ajak Ilah.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler