Cerita Deni Mulyana, Supervisor PDAM yang juga Turun ke Lapangan

Bandung - Deni Mulyadi (44) sudah sekitar empat tahun menjalankan tugas sebagai supervisor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung Wilayah Timur. Ada banyak suka dan duka yang dijalaninya.

Secara umum, tugasnya sebagai supervisor adalah membantu para kepala seksi di kantor wilayah. Ia juga harus memastikan pelaksanaan tugas petugas lapangan berjalan dengan baik.

Sebab, petugas lapangan harus memastikan distribusi air berjalan lancar, perbaikan kerusakan pipa, serta tugas lainnya. Tapi, meski menjabat sebagai supervisor, Deni justru sering terjun langsung ke lapangan mendampingi para petugas lapangan.

Hal itu membuat Deni tahu betul seluk-beluk dan suka-duka petugas di lapangan. Sehingga, ia tidak hanya sekadar mendapatkan cerita atau curhatan bawahannya. Apalagi, ia juga berpengalaman karena pernah merasakan jadi petugas lapangan.

"Petugas lapangan jarang ada yang curhat (soal kendala di lapangan). Karena saya sendiri sering terjun ke lapangan, jadi bisa merasakan secara langsung. Meski supervisor, saya enggak banyak diam di tempat (kantor) seperti sebagian orang (yang berprofesi sama)," ujar Deni kepada BeritaBaik.

Baca Ini Juga Yuk: Cara Supervisor Pengaduan PDAM Bandung Hadapi Emosi Konsumen

Saat mendampingi dan mengawasi langsung para petugas di lapangan, Deni justru sering berhadapan langsung dengan pelanggan PDAM. Tak jarang, ia pun sering jadi sasaran amarah pelanggan yang merasa tidak puas dengan pelayanan PDAM.

Menurutnya, seringkali pelanggan yang bertemu petugas lapangan bertanya siapa supervisor-nya. Setelah itu, Deni biasanya maju untuk menjadi 'sasaran' mereka yang mengeluh dengan berbagai cara."Sudah sering kalau dimarahin sama pelanggan mah," ungkapnya.

Sebagai orang yang bertugas di PDAM, Deni pun selalu berusaha menjadi kepanjangan tangan kantornya. Ia sering menjadi 'humas dadakan' untuk menjawab berbagai keluhan. Tak cukup sampai disitu, ia selalu berusaha merespon cepat setiap keluhan. Sehingga, keluhan bisa ditangani secepatnya demi memuaskan pelanggan.

Tidak hanya di lapangan, Deni bahkan memiliki kehidupan yang 'tidak tenang'. Sebab, nomor teleponnya sudah tersebar luas di tangan pelanggan, khususnya di wilayah timur area pelayanan PDAM Tirtawening.

Sudah tak terhitung telepon dari pelanggan yang masuk ke telepon genggam pribadinya. Bahkan, telepon yang diterima seringkali tak kenal waktu. Tapi, ia harus siap dengan risiko itu dan menerimanya dengan ikhlas.

Deni pun mengungkap rasa puasnya. Baginya, kebahagiaan dan kenikmatan dalam bertugas adalah saat seluruh tanggung jawab bisa dilaksanakan. Di saat yang sama, pelanggan PDAM juga merasakan pelayanan maksimal.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler