Fakta Menarik Gelar Juara Thomas Cup yang Diraih Indonesia

Bandung - Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan usai menjuaria Thomas cup 2021 di Denmark pada Minggu (17/10/2021). Ada sejumlah fakta dan cerita menarik di balik pencapaian ini.

Penantian 19 Tahun
Bagi Indonesia, gelar juara Thomas Cup ini mengakhir i19 tahun penantian. Terakhir kali Indonesia keluar sebagai juara pada 2002.

Bagi Indonesia, gelar ini adalah yang ke-14 sejak perhelatan Thomas Cup. Gelar pertama didapatkan Indonesia pada Thomas Cup 1958 di Singapura. Indonesia pun jadi negara paling sukses dalam daftar peraih gelar Thomas Cup.

Baca Ini Juga Yuk: Markis Kido dan Perjalanan Menarik Karier Bulu Tangkisnya


Perjalanan Berliku
Dalam Thomas Cup edisi kali ini, indonesia menyapu bersih tiga pertandingan di fase grup, satu pertandingan di perempat final, satu pertandingan di semifinal, serta satu laga di final.

Di fase grup, Indonesia menang telak 5-0 atas Aljazair, mengalahkan Thailand 3-2, dan menghantam Taiwan 3-2. Indonesia pun melenggang ke perempat final dengan status sebagai juara grup.

Kedigdayaan Indonesia berlanjut. Di babak perempat final, Indonesia menang dengan skor 3-0 atas Malaysia. Di semifinal, Indonesia menyingkirkan tuan rumah Denmark dengan skor 3-1. Di fase ini, Indonesia sempat kalah dalam partai pertama, tapi Merah Putih bangkit dan menyapu bersih tiga laga berikutnya.

Di babak final, Indonesia benar-benar digdaya mengalahkan China dengan skor 3-0. Kemenangan pertama diraih lewat tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting atas Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, dan 21-16.

Kemenangan kedua didapatkan melalui ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Mereka menggasak pasangan china dengan skor 21-12 dan 21-19.

Kepastian gelar juara Indonesia diraih lewat Jonathan Christie atas Li Shi Feng. Pria yang akrab disapa Jojo itu mencacatkan skor 21-14, 18-21, 21-14. Atas kemenangan itu, Indonesia unggul 3-0 China dan berhak membawa kembali trofi Piala Thomas setelah 19 tahun 'hilang'.

Baca Ini Juga Yuk: Pensiun dari Bulutangkis, Ini Sepak Terjang Liliyana Natsir

Tanpa Bendera Indonesia yang Berkibar
Umumnya, lagu kebangsaan akan digaungkan disertai dikibarkannya bendera negara pemenang kejuaraan. Namun, dalam Thomas Cup kali ini, Indonesia yang jadi juara hanya bisa mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Sedangkan bendera Merah Putih tak dikibarkan. Sebagai gantinya, yang dikibarkan adalah bendera Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Kenapa ya?

Usut punya usut, bukan karena tak ada bendera Indonesia. Ada alasan lain di balik itu. Hal ini dikarenakan Indonesia sedang dihukum WADA alias Badan Anti-doping Dunia akibat tak memenuhi syarat dan prosedur antidoping. Pekan lalu, WADA memberikan sanki kepada Lembaga Anti-doping Indonesia (LADI)

Sanksinya, bendera Indonesia tak boleh dikibarkan. Sehingga, saat seremoni juara, bendera Indonesia digantikan bendera PBSI. Meski begitu, hal ini tak mengurangi kebanggaan rakyat Indonesia pada kontingennya.


Foto: Instsgram @badminton.ina 


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler