Bermanfaat Bagi Sesama ala Yayasan Ganara Mariberbagi Seni

Bandung - TemanBaik, ada banyak orang, komunitas, hingga lembaga yang melakukan #AksiBaik dan memberi manfaat bagi orang lain dengan cara masing-masing. Salah satunya dilakukan Yayasan Ganara Mariberbagi Seni.

Kiprah yayasan ini cukup menarik diulas. Sebab, langkah yang dilakukan memberi manfaat tersendiri bagi orang lain. Biar enggak penasaran, simak ulasan perjalanan mereka, yuk!

Yayasan Ganara Mariberbagi Seni yang karib dikenal dengan Ganara Art adalah institusi yang fokus pada pendidikan seni dan budaya.

Yayasan ini hadir sejak 2013, didirikan pasangan suami-istri Tita Djumaryo dan Ranald Iskandar. Identitas Ganara diambil dari gabungan nama anak-anak mereka, yaitu Gadra, Nalagra, dan Ralanggana.

Menariknya, Ganara juga punya arti lain yang sejalan dengan visi dan misi dari yayasan ini. Ini baru diketahui setelah beberapa waktu Ganara berjalan.

“Setelah jalan setahun, kita baru tahu Ganara itu bahasa Spanyol, artinya i will win. Jadi, aku pasti menang. Jadi bagus kan artinya gitu ya, doa lah,” ungkap Tita.

Baca Ini Juga Yuk: Mengintip Keseruan Berbagi ala Kasih Kosmos

Setelah berjalan beberapa bulan, Yayasan Ganara membuat kelas yang didesain khusus untuk anak kedua Tita dan Ranald, yaitu Nalagra. Ini dilatarbelakangi Nalagra yang mengalami keterlambatan bicara. Kondisi ini sebenarnya banyak juga dialami anak di berbagi dunia.

“Karena mereka sudah terekspos gawai dari usia dini, dari beberapa bulan sudah diberi gawai, padahal tujuan utamanya untuk menghibur, tetapi ternyata membuat anak-anak ini kemampuan sosialnya itu satu arah. Jadi, dia tidak punya dorongan untuk bicara, jadi tidak terbiasa untuk berbicara,” jelas Tita.

Lewat kelas ini, anak-anak yang mengalami keterlambatan bicara diberi berbagai 'polesan'. Tujuannya tentu biar mereka lebih aktif dan lancar berbicara.

Menurut Tita, kelas ini paling 'laku' di Ganara Art. Muridnya bisa sampai ratusan per minggunya. Hingga akhirnya, Ganara Art mencetuskan kelas-kelas sensorik kreatif lain di beberapa tempat, khususnya di Jakarta.

Pada 2014, Yayasan Ganara tergerak melakukan #AksiBaik yang diberi nama 'Mari Berbagi Seni'. Gerakan di bidang pendidikan seni ini diyakini sebagai metode mengatasi kesenjangan.

“Dan kita juga melihat kebutuhannya sangat mendesak, karena ternyata hanya ada satu guru seni untuk sekitar 1.100 siswa di Indonesia. Hal ini berkontribusi langsung kepada kurangnya empati di anak muda. Ini menurut pengalaman berbeda, ya. Jadi, kenapa bisa dibilang kurangnya empati, karena memang empati itu diasah lewat kegiatan seni budaya,” tutur Tita.

Baca Ini Juga Yuk: Memantik #AksiBaik ala Badut Necis

Sementara sejak 2013 hingga sekarang, Yayasan Ganara sudah mengadakan berbagai acara dan kelas dalam rangka memperluas pendidikan seni ini. Salah satunya Nusantara Art Festival, sebuah festival seni daring. Festival sini berisikan lebih dari 200 video tutorial seni dan lebih dari 300 kelas seni daring. Seluruh konten ini mencapai lebih dari 65.000 penonton di channel YouTube.

Menariknya, hasil dari Nusantara Art Festival ini digunakan sebagai bahan ujian pelajaran seni budaya berbagai SMP dan SMA di Indonesia. Ini terjadi karena Nusantara Art Festival ini dibikin tak lama sebelum pandemi terjadi di Indonesia.

Saat pandemi melanda, seluruh kegiatan belajar lebih banyak dilakukan daring. Sehingga, banyak sekolah merasa kesulitan karena 'kaget' dengan metode belajar seperti itu.

“Video tutorial ini dipakai oleh guru-guru seni budaya tingkat SMP dan SMA dari seluruh Indonesia untuk bahan ujian. Karena waktu itu mulai belajar dari rumah itu Maret 2020, jadi guru-guru tidak punya persiapan sama sekali, terutama seni budaya. Jadi, begitu mereka menemukan ini, mereka pakai untuk ujian,” ujar Tita.

Seru kan kegiatan Ganara Art ini? Selain dapat belajar tentang seni, TemanBaik juga bisa menyebarkan kebaikan lewat pendidikan seni nonformal.

Di luar kegiatan di atas, ada banyak banget loh kegiatan Ganara Art ini. Jika penasaran dengan kegiatan mereka atau mau kenalan lebih jauh, kamu bisa mengintipnya lewat media sosial mereka @ganaraartspace, @ganaraartstudio dan @mari_berbagi_seni


Foto: Istimewa/Dok. Yayasan Ganara


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler