Kolaborasi Inovaksin x RAS untuk Akhiri Pandemi

Bandung - TemanBaik, kolaborasi keeren bisa dilakukan dalam banyak hal, salah satunya vaksinasi COVID-19. Ini tersaji dalam vaksinasi COVID-19 massal di area Yayasan Dana Soaial Priangan, Kota Bandung, Kamis (21/10/2021).

Di sini, 1.200 orang mengikuti vaksinasi. Tujuannya tentu sebagai upaya bersama demi segera mengakhiri pandemi COVID-19. Lewat kolaborasi berbagai pihak, vaksinasi ini bisa diikuti berbagai pihak, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum.

Sasaran kegiatan vaksinasi di sini adalah warga dari Kelurahan Cibuntu, warungmuncang, dan Caringin. Berbeda dengan di awal-awal dimana masyarakat banyak yang takut divaksinasi, saat ini justru terjadi perubahan. Masyarakat antusias dan berbondong-bondong agar mendapatkan vaksinasi.

"Di awal-awal itu malah kita sediakan sembako untuk (diberikan kepada peserta) vaksinasi, tapi enggak laku. Tapi, makin ke sini, kita yang 'dikejar' sama warga (yang ingin mengikuti vaksinasi)," ujar Kepala UPT Puskesmas Cibuntu drg. Kurnia Tejaningtias.

Ia pun bersyukur bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan vaksinasi di wilayah kerjanya. Sebab, ada banyak pihak yang membantu kelancaran vaksinasi.

Baca Ini Juga Yuk: Vaksinasi Unik di Saung Angklung Udjo

UPT Puskesmas Cibuntu sendiri total sudah memberikan vaksinasi bagi sekitar 12 ribu warga. Di luar angka ini, warga juga banyak ada yang mendapatkan vaksinasi di tempat lain. Sehingga, warga yang sudah divaksin di kawasan ini dipastikan jauh lebih banyak.

Sementara untuk vaksinasi hari ini, UPT Puskesmas Cibuntu bekerja sama dengan Jejaring #MenangBersama. Jejaring ini merupakan kolaborasi berbagai pihak, yaitu Rumah Amal Salman, Leaders Cafe, dan RAS. Kegiatan ini lalu diberi nama Inovaksin x RAS.

Lewat kolaborasi ini, pelaksanaan vaksinasi bisa dilakukan lebih lancar dan cepat. Sebab, berbagai pengaturan dilakukan dari proses pendaftaran hingga selesai divaksinasi.

"Karena kita ada pengalaman kerja di kerumunan, jadi gimana caranya kita buat strategi biar enggak terjadi kerumunan dalam proses vaksinasi ini. Kita butuh waktu dua bulanan untuk menemukan pola yang dipakai ini. Kita sampai benar-benar mengatur sampai hitungan detik," kata Project Lead Inovaksin Afyan Cholil Asy'ari.

Ke depan, berbagai kegiatan serupa diharapkan bisa tersaji. Sehingga, kolaborasi yang ada bisa terus dipertahankan untuk mengakhiri pandemi.

Baca Ini Juga Yuk: Cerita di Balik Relawan Sejuta Vaksin COVID-19

Makin Optimistis Akhiri Pandemi
Vaksinasi sendiri terus digencarkan pemerintah di berbagai daerah di Indonesia. Ini jadi upaya nyata agar pandemi bisa segera diakhiri. Sebab, semakin banyak orang divaksinasi, kekebalan kelompok akan tercipta.

Di berbagai wilayah, antusiasme warga mengikuti vaksinasi pun makin tinggi. Jika dulu bujuk rayu harus dilancarkan agar orang mau divaksinasi, saat ini sebaliknya, banyak yang aktif 'mengejar' vaksinasi.

Hal ini juga yang terjadi di kawasan sekitar lokasi vaksinasi yang dilaksanakan UPT Puskesmas Cibuntu dan berbagai pihak tersebut. Warga sangat antusias mengikuti vaksinasi.

Hal ini membuat optimisme mengakhir pandemi pada akhir tahun ini semakin besar. Apalagi, pelaksanaan vaksinasi masih akan digelar dalam beberapa waktu ke depan. Bahkan, berkaca dari data, kasus COVID-19 semakin menurun.

"Saya sih optimistis karena (contohnya) untuk kasus yang kita tangani, kita biasanya juara satu untuk kasus COVID-19. Alhamdulillah kasus sekarang kecil, kemarin tercatat hanya empat orang. Jumlahnya biasanya puluhan, bisa sampai 100 lebih," tutur Kurnia.

Afyan juga mengutarakan hal serupa. Dia berharap semakin banyak warga yang bergegas mengakses vaksinasi. Ketika ada informasi dan kesempatan, segera 'kejar' deh vaksinasi yang ada.

"Saya optimistis karena sekarang sudah banyak orang yang tidak takut divaksin. Saya juga optimistis dengan kolaborasi yang ada (bisa berkontribusi mengakhiri pandemi)," tandas Afyan.


Foto: Oris Riswan/Beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler