Yuk, Mulai Berani Menulis dengan Cara Ini!

Jakarta - Dalam kelas menulis #ScratchYourStory #JejaringMenangBersama yang didukung penuh oleh Paragon Technology and Innovation, penulis Rezky Firmansyah menyebut jika menulis adalah salah satu potensi kebaikan setelah tindakan dan lisan. Hanya saja, enggak semua orang peka dan menyadari hal tersebut.

Selain itu, Rezky juga memaparkan beberapa materi dalam pertemuan yang digelar daring tersebut. Antara lain mengenai bagaimana cara diri kita menemukan motivasi untuk menulis, mengubah cara pandang kita terhadap kegiatan menulis, serta mengatasi writer blocks atau kehilangan ide saat menulis. Kita bahas satu persatu, yuk!

Nah, untuk menjadi seorang penulis, yang harus kita lakukan sebelum menulis ialah menemukan motivasi untuk menulis itu sendiri. Ya, perihal ini, Rezky menjelaskan kalau motivasi menulis tersebut enggak bisa terus menerus tersedia. Ia menganalogikan motivasi menulis enggak ada bedanya dengan seseorang yang menempuh perjalanan lintas kota menggunakan kendaraan.

“Kamu pernah dari Jakarta ke sebuah kota, katakanlah Surabaya kan? Pakai mobil gitu. Nah, cukup enggak mobilnya diisi bensin satu kali? Enggak kan? Nah, motivasi menulis juga sama. Enggak bisa kamu hanya satu kali mengisinya. Harus diisi berulang kali,” ujar Rezky dalam paparannya.

Mengisi motivasi ini bisa kamu lakukan dengan berbagai cara, mulai dari berkumpul dengan teman atau mengisi energi dengan melakukan hal yang kamu sukai. Ia juga mewajarkan fluktuasi naik turun motivasi seseorang dalam menulis. Kembali ke analogi isi bensin tadi, saat motivasi sudah menipis, artinya ini sudah waktunya kamu “isi bensin” dengan cara yang cocok denganmu.

Kegiatan menulis juga bukan perkara piawai atau jago dan tidak seseorang mengenai sastra, sebab, hal pertama yang diperlukan seorang penulis adalah gagasan atau ide. Jadi, untuk membuat sebuah karya tulis, hal pertama yang menjadikannya menarik adalah gagasan dari penulis itu sendiri, bukan seberapa piawai ia di bidang kepenulisan.

“Menulis adalah cara kita menuangkan pikiran. Ya, lewat tulisan itu sendiri. Oleh karenanya, jangan menyempitkan makna menulis sebagai sesuatu yang menghasilkan dan lain sebagainya,” pesan Rezky.

Untuk mulai menulis, kamu bisa memulainya dengan membuat catatan harian. Atau semudah mengutarakan alasanmu untuk menulis sesuatu. Nah, setelah rutin melakukannya, kamu bisa melanjutkan ke tahap yang lebih serius: mempelajari soal elips dan outline.

Dua cara ini menurut Rezky cukup ampuh untuk seorang penulis menyelesaikan karyanya. Elips adalah catatan penting yang berisi seluruh ide tulisanmu, sementara outline adalah hasil konversi dari elips ke dalam bentuk yang lebih tertata.

"Bikin dulu elipsnya. Ide itu abstrak dan kalau enggak kita tuangkan ke dalam bentuk elips, ya susah keluarnya. Dan setelah elipsnya dibikin, baru bikin outline-nya,” jelas Rezky.

Catatan penting lainnya adalah potensi kesulitan dalam menyelesaikan tulisan. Dalam dunia kepenulisan, hal ini disebut writer blocks. Saat ditanya oleh peserta di dalam kelas mengenai cara seorang penulis untuk keluar dari tahap ini, Rezky malah bertanya kembali. Namun, pertanyaan baliknya itulah yang menjadi jawaban untuk kita semua.

“Nah, kalau kena writer blocks, terus apa yang kamu lakukan? Bahayanya adalah, sudah tahu kena writer blocks, terus kita enggak melakukan apa-apa,” jelasnya.

Artinya, saat kita terkena writer blocks, maka sudah waktunya kita melakukan “isi bensin” atau mencari sumber motivasi dan energi. Selain itu cara yang cukup ampuh untuk keluar dari writer blocks adalah membiarkan kita menulis sesuai isi kepala kita. Untuk kamu yang terbiasa dengan pola menulis: tulis-sunting-tulis, Rezky menyarankan kamu untuk mengubah cara tersebut.

Sebagai penutup, Rezky berharap lebih banyak orang yang berani menulis. Sebab, kembali ke pesan awal yang ia sebutkan: menulis merupakan salah satu wujud dari potensi kebaikan.

Kelas menulis #StratchYourStory yang digelar oleh #JejaringMenangBersama digelar pada tanggal 4, 11, dan 17 September 2021. Dalam kelas ini, kamu bisa menuliskan pengalamanmu untuk bangkit dan #MenangBersama melawan pandemi. Di akhir eksibisi nanti, kamu akan mendapat sertifikat dan 50 tulisanmu bakal dimuat di media komunitas.


Foto: Tangkapan Layar Kelas Menulis #JejaringMenangBersama

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler