Soina Jateng Jadi Juara di Turnamen Sepak Bola Asia Tenggara

Semarang - Singapura - Kontingen Special Olympics Indonesia alias Soina asal Jateng berhasil menjadi juara pertama dalam Turnamen Sepak Bola Olimpiade Khusus ke-8 Asia Tenggara. Soina berhasil unggul dari tuan rumah Singapura 5-0, dalam final yang berlangsung Minggu (8/12/2019).

Soina sendiri adalah satu-satunya olimpiade olahraga khusus penyandang disabilitas yang terdapat di dunia. Sekitar 170 negara telah bergabung dalam gerakan ini. Indonesia bergabung menjadi anggota Special Olympics ke-79 pada 9 Agustus 1989.

Tahun ini, di ajang 8th Special Olympics Southeast Asia Unified Football Tournament di Yio Chu Kang Stadium di Singapura itu diikuti berbagai negara di Asia lainnya, seperti Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam, Hongkong dan Singapura sendiri.

Atlet yang bertanding dalam olimpiade tersebut adalah Edy Prakoso (Sragen), Yoan Mahendra (Semarang), Dwi Setyawan (Sragen), Muhammad Khibatullah (Pekalongan), Luqman Fauzi (Temanggung). Mereka juga ditemani pelatih Agus Aryadi dan asisten pelatih Zauzan Kharisma Aquista dan tiga partner Kartika Vedhayanto (Salatiga), Aditya Jorry (Rembang) dan Khakam Mizan (Batang).

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah (Jateng) Sinung N. Rachmadi mengatakan senang dan bersyukur karena Jawa Tengah berhasil menjadi juara mewakili Indonesia. "Capaian ini sesuai dengan harapan Bapak Gubernur dan Bapak Wagub Jateng ketika melepas mereka saat berpamitan. Jateng mewakili Indonesia dan harus juara, dan Alhamdulillah tercapai," kata Sinung, Senin (9/12/2019) di laman resmi jatengprov.go.id.

Sinung mendengar kabar capaian prestasi itu dari Tim Pendamping Disporapar Jateng untuk Soina Jateng yang ikut ke Singapura, dipimpin Kabid Keolahragaan Agung Haryadi. Kemenangan ini menjadi hadiah terindah bagi Soina Indonesia dan Jawa Tengah.

"Hal ini tentu saja menjadi kado terindah bagi Soina Indonesia dan Jateng karena ketika Pemilihan Pengurus Soina 2019-2024 dalam Munas di Semarang beberapa waktu lalu, Ketua Soina Indonesia yang terpilih, Bapak Warsito dari Jawa Tengah. Kita semua berharap anak-anak Soina sepak bola tetap rendah hati atas capaian prestasi ini dan terus berlatih, serta mampu memotivasi Soina Cabor lainnya dalam kancah Internasional," paparnya.

Mendengar kabar bahagia tersebut, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengucapkan rasa syukur. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendorong dan mendukung serta memahami, jika mereka yang memiliki keterbatasan fisik, ternyata memiliki kemampuan yang luar biasa.

Taj Yasin juga merasa bangga atas prestasi yang ditorehkan oleh atlet-atlet Soina Jawa Tengah. Tak hanya sekali mereka menjadi juara pada olimpiade dan perlombaan tingkat dunia loh. Sebelumnya mereka sukses berlaga pada Olimpiade Musim Panas di Abu Dhabi.

"Tim pesebakbola tunagrahita ini sudah beberapa kali menorehkan prestasi, bahkan ada yang lima kali memeroleh medali. Ini menunjukan bahwa di balik kekurangan pasti ada potensi yang bisa kita arahkan, kita kembangkan," ujarnya. Selamat kepada tim Soina Jawa Tengah!

Foto: jatengprov.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler