Pahami Makna Inklusi & Literasi Keuangan di Era Digital Yuk!

Bandung - TemanBaik mau tahu perbedaan inklusi dan literasi keuangan? Kedua istilah ini lagi viral banget, seiring maraknya berbagai transaksi perbankan yang berbasis digital.

Nah untuk mengenali lebih jauh tentang kedua istilah ini, bank bjb, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia berkolaborasi menggelar Bulan Inklusi Keuangan sepanjang Oktober ini. Sebagai puncaknya, bjb juga membuat event seru, Festival Literasi Keuangan 2019 di area Cikapundung River Sport, akhir pekan lalu.

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi bercerita, istilah inklusi keuangan memiliki makna sebagai orang atau kelompok yang aktif menggunakan jasa layanan keuangan. Terlebih di era digital, jumlah inklusi keuangan semakin beragam loh. Sebut saja financial technology (fintech), produk investasi asuransi hingga instrumen keuangan lainnya.

"Generasi muda memiliki peranan penting dalam menentukan wajah Indonesia di masa depan. Jadi milenial harus mengenal dan mengetahui beragam fasilitas dan produk industri jasa keuangan atau inklusi ini agar bisa memanfaatkannya secara maksimal. Pengetahuan mendalam tentang seluk-beluk industri keuangan sangat penting ditumbuhkan karena perbankan pilar terbesar yang menopang perekonomian nasional," ujar Yuddy Renaldi kepada BeritaBaik.

Lalu gimana sih caranya biar paham? Nah lewat Festival Literasi Keuangan 2019 inilah Yuddy menyebutnya sebagai momen edukasi buat kamu yang belum tahu. Literasi atau edukasi yang dijajal bjb bentuknya banyak loh.

Baca Ini Juga Yuk: Rayakan Bulan Inklusi Keuangan, bjb Gelar FinExpo & Sundownrun

Sebut saja talkshow seputar literasi dan inklusi keuangan, ekspos program dari beberapa mitra binaan bank bjb hingga business matching atau kolaborasi dengan perwakilan lembaga jasa keuangan dan masyarakat umum. Karena milenial generasi yang cair, tentunya festival ini juga wajib diselingi berbagai gimmick dan hiburan yang digandrungi kalangan mereka.

"Kalau melihat ceruk di Jabar, tentu masih sangat besar karena 70 persen dari 50 juta penduduk Jabar memang milenial. Mereka juga aktif mengikuti tren inklusi keuangan digital. Untuk memanfaatkan peluang ini, bjb terus memperkuatnya lewat mobile banking yang siap di akhir 2019, hingga proses QR Code," tambahnya.

Karena bidikannya milenial, bjb juga mengeksplor pemahaman inklusi dan literasi ini lewat talkshow 'Kemandirian Finansial Bagi Milenial'. Event ciamik ini juga diisi oleh para pembicara dari kalangan milenial seperti PT. Crowde, Blibli.com dan Fourspeed Metalwerks.

Sebelumnya, bank bjb juga telah ikut merangkul generasi milenial yang berada di kampus-kampus besar agar mereka lebih melek literasi dan inklusi keuangan. Sejalan dengan program 'One Student One Account', pihaknya juga menggelar Roadshow Seminar Goes to Campus yang diselenggarakan di beberapa universitas, seperti Universitas Pasundan (Unpas), Universitas Islam Nusantara (Uninus), Institut Manajemen Koperasi Indonesia (IKOPIN) serta Institut Pertanian Bogor (IPB).


Foto: Dini Yustiani/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler