Waspadai Penyebaran Penyakit Akibat Kotoran Tikus!

Bandung - TemanBaik, saat musim hujan nanti kamu perlu waspada terhadap berbagai penyakit ya. Salah satu yang harus diwaspadai adalah leptospirosis. Penyakit ini disebabkan kotoran atau darah hewan yang sudah terpapar bakteri leprospira interrogans. Salah satu hewan utama penyebarnya adalah tikus!

Tahu sendiri kan jika tikus suka membuang kotorannya sembarangan, baik berupa feses maupun urine? Jika menemukan kotorannya, segera bersihkan deh, termasuk menggunakan cairan yang mengandung antiseptik.

Tapi, kadang sulit menemukan kotoran tikus. Sebab, lokasinya sering tersembunyi. Apalagi bekas urine yang sudah kering akan sulit terlihat. Saat musim hujan, risiko menyebarnya bakteri leptospira interrogans semakin besar. Sebab, kotoran tikus bisa tercampur melalui air hujan yang akhirnya menimbulkan genangan atau banjir.

Hal inilah yang membuat kamu sebaiknya menghindari paparan langsung dengan genangan air atau banjir. Sebab, bisa saja air yang mengenai kaki atau tubuh kamu sudah terpapar bakteri itu. Jika terpaksa harus bersentuhan dengan genangan air atau banjir, gunakan pelindung ya, misalnya sepatu boot.

"Kita kadang menerjang banjir tapi enggak pakai pelindung. Misalnya di kaki ada luka kecil, itu bisa jadi sumber masuknya leptospirosis menyerang tubuh kita. Kita harus tetap waspada," ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Rosye Arosdiani Apip.

Gejala Leptospirosis
TemanBaik mungkin ada yang bertanya-tanya seperti apa sih gejala penyakit leptospirosis? Secara umum, biasanya gejala leptospirosis muncul dalam kurun dua minggu hingga sebulan setelah terinfeksi bakteri leprospira interrogans.

Beberapa gejalanya adalah mual, muntah, meriang, sakit kepala, nyeri otot, area putih pada mata menguning, demam, hingga ruam. Jika imunitas penderita leptospirosis baik, kamu bisa pulih dalam waktu sekitar seminggu. Tapi, jika gejala yang dialami cukup parah, penderita akan memasuki fase kedua yang dikenal dengan sebutan penyakit weil.

Gejala penyakit weil ini di antaranya terasa nyeri pada dada, serta bengkaknya tangan dan kaki. Penyakit ini juga menimbulkan gejala gangguan paru-paru seperti batuk, napas pendek, hingga batuk yang mengeluarkan darah. Yang lebih parah, kamu bisa mengalami gangguan ginjal, otak, hingga gangguan jantung yang memicu peradangan atau gagal jantung.

Jika merasakan berbagai gejala di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter ya. Sehingga, penanganan bisa cepat dilakukan sebelum penyakit bertambah parah. Paksakan deh pergi ke dokter. Sebab, jika bertambah parah, kamu akan sangat tersiksa dengan penyakit leptospirosis.

Pencegahan
Selain genangan air atau banjir, leptospirosis juga bisa menjangkiti seseorang melalui tanah yang sudah terpapar bakteri *Leprospira interrogans*. Jadi, rajin-rajinlah membersihkan diri jika sudah terkena air atau tanah, terutama menggunakan antiseptik.

Gunakan pakaian atau alat pelindung yang aman. Hindari juga deh kontak langsung dengan hewan penular. Upayakan juga kebersihan air di rumahmu benar-benar terjaga. Jika bagian tubuh kamu mengalami luka, tutup dengan plester tahan air agar meminimalisir risiko terpapar bakteri leprospira interrogans.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler