• Rabu, 30 November 2022

Peringatan dari Varian Omicron, Tetap Jaga Prokes, Yuk!

- Selasa, 30 November 2021 | 12:25 WIB





TemanBaik, masih konsisten menjalankan kesehatan">protokol kesehatan (prokes), kan? Jika mulai abai atau lengah, yuk tetap disiplin menjalankannya meski sudah divaksinasi COVID-19!

Konsistensi menjalankan prokes ini tetap perlu dijalankan. Sebab, COVID-19 masih bisa menular. Bahkan, belakangan publik dunia digegerkan dengan ditemukannya varian baru COVID-19.

Dilansir dari Indonesia.go.id, World Health Organization (WHO) alias Badan Kesehatan Dunia baru-baru ini mengumumkan ada varian baru COVID-19 asal Botswana yakni B1.1.529 atau Omicron.

WHO menyebut daya tular Omicron jauh lebih dahsyat dari varian Delta. Bahkan, varian baru ini berpotensi lebih berbahaya dan lebih ganas. Berbagai negara di dunia pun ramai-ramai mengambil langkah agar varian baru ini tidak masuk ke negaranya.

Beberapa negara mulai menutup pintu bagi warga Afrika Selatan dan sekitarnya, termasuk pelaku perjalanan yang dalam 14 hari terakhir berada di kawasan rawan tersebut. Inggris, Uni Eropa, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Australia, Singapura, Thailand, Oman, Arab Saudi, dan Israel, langsung menyatakan menutup pintu per 27 November.

Bahkan, Inggris dan Uni Eropa menetapkan, warga negaranya yang baru pulang dari wilayah Afrika Selatan harus menjalani karantina 10 hari atas biaya negara, sebelum diizinkan kembali ke rumahnya. Yang disebut sebagai kawasan Afrika Selatan adalah Afrika Selatan ditambah lima tetangganya, yakni Namibia, Botswana, Zimbabwe, Lesotho, dan Eswatini.

Pemerintah Indonesia pun melakukan langkah pencegahan sama. Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkum HAM) menutup pintu sementara bagi warga negara dari sejumlah negara Afrika untuk masuk ke Indonesia.

Baca Ini Juga Yuk: Yuk! Bersama Cegah Potensi Gelombang Ketiga COVID-19

Keputusan itu tertuang dalam surat edaran Ditjen Imigrasi yang diteken Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi Profesor Dr Widodo Ekatjahjana, pada Sabtu, 27 November 2021.

Halaman:

Editor: Oris Riswan Budiana

Tags

Terkini

X