• Sabtu, 26 November 2022

Yuk! Bersama Cegah Potensi Gelombang Ketiga COVID-19

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:30 WIB





TemanBaik, belakangan ini kita seperti diberi angin segar dengan pelonggaran PPKM di sejumlah wilayah. Kendati demikian, potensi badai COVID-19 gelombang ketiga masih tetap ada.

Hal ini diungkap pakar epidemiologi UGM, dr. Riris Andono Ahmad, M.P.H., Ph.D. Riris menyebut, potensi kemunculan gelombang COVID-19 ketiga atau gelombang-gelombang berikutnya sangat bergantung pada kondisi di masyarakat.

Ia juga menambahkan, mobilitas interaksi sosial dan kepatuhan dalam implementasi 3M yakni menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker merupakan faktor yang bisa memengaruhi kemuculan gelombang COVID-19 ketiga nantinya.

Direktur Pusat Kajian Kedokteran Tropis UGM ini menyebut COVID-19 masih terus ada dan tidak sedikit orang yang tidak memiliki kekebalan melawan virus tersebut. Di sisi lain, mereka yang sudah divaksinasi COVID-19, kekebalan yang didapat pun akan menurun seiring berjalannya waktu.

“Jadi, tidak hanya satu kali gelombang tiga lalu stop, tapi akan terjadi lagi selama virus masih ada dan bersirkulasi secara global,” terang Riris dalam keterangan resmi dari Universitas Gadjah Mada.

Baca Ini Juga Yuk: Yuk! Tetap Kritis Sikapi Pandemi

Ia juga menyoroti vaksinasi yang menjadi upaya dalam memerangi pandemi COVID-19 dan mengaitkannya dengan kehadiran varian baru, yakni delta yang memiliki tingkat penularan lebih tinggi. Menurutnya, upaya memerangi varian ini membutuhkan cakupan imunitas lebih tinggi dalam populasi.

Sebagai gambaran, sebelum adanya varian Delta, untuk mendapatkan kekebalan kelompok, sekitar 70% populasi harus sudah divaksin. Namun, sejak adanya varian Delta, cakupan vaksinasi ditingkatkan menjadi 80% atau sekitar 230 juta warga. Dalam pelaksanaannya, idealnya vaksinasi dilakukan dalam waktu kurang dari enam bulan agar bisa terwujud kekebalan kelompok.

“Ini kan sulit, misalnya sanggup pun kekebalan kelompok hanya bertahan beberapa saat dan akan terus berkurang,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Oris Riswan Budiana

Tags

Terkini

X