Samsul Bahri, Anak Punk yang Berjuang Populerkan Angklung

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:25 WIB

Dulu waktu ngeband sebagai apa, Kang?
Aku vokalis. Tapi kan musik punk itu jauh banget dari kesan 'rapi' ya. Dan akhirnya boleh dibilang musik yang aku jalanin hari ini, adalah hasil perjalanan belajar sambil mengajar itu.

Kang Samsul mengajar di berapa sekolah sih kalau ditotalin?
Sekitar 10 sekolah. Karena memang kan hanya ekskul aja. Dari situ saya juga ikut-ikutan festival angklung dan ketemu sesama pelatih.

Gimana cara akang memperpanjang napas sebagai pengajar di sektor yang mungkin enggak dilirik orang pada awalnya?
Jadi, saya masuk-masukin proposal ke sekolah-sekolah, dan misalnya kebagian nih ngajar atau jadi pelatih, terus kita ikut festival angklung, terus menang atau berprestasi lah, nah di situ mulai dilirik, diperpanjang lah istilahnya.

Perlu waktu berapa tahun sampai akhirnya bisa jadi pelatih tanpa masukin proposal dulu?
2008 sampai 2012 lah perjuangan tuh. Udah masuk 2012 ke sini makin banyak (yang percaya) dan akhirnya saya enggak masukin proposal lagi, sudah dipercaya.

Jadwal terpadat akang ngajar di berapa sekolah? Dan di mana aja?
10 sekolah. Dan sejak 2015 saya udah mutusin cuma mau nerima job ngajar SLB dan TK.

Apa yang bikin menarik ngajar SLB dan TK?
Saya kayak dapet 'oh, ini dunia yang aku cari'. Dan di sisi lain, saya mikir angklung, alat musik yang sejarah dan nilainya besar, tapi banyakan anak-anak aku yang enggak bisa, enggak menguasai. Makanya aku sih kepengin ngajar PAUD aja: Pendidikan Angklung Usia Dini. Hahaha..

Sekarang aktif ngajar di berapa sekolah?
Sekarang enggak ada. Hehehe. Yah, kan corona.

-

Baca Ini Juga Yuk: Keni Soeriaatmadja, Liuk sang Penari & Perannya dari Balik Layar

Tahun 2017, Samsul mendirikan kelompok kegiatan Angklung Taman. Dalam kegiatannya, Samsul membawa satu set angklung yang dimilikinya ke sebuah taman. Ia menjadikan taman sebagai tempat 'mangkal'. Didukung istri dan anaknya, ia terjun langsung ke taman. Ia menyebut ini upaya mengantarkan angklung langsung ke masyarakat.

Halaman:

Editor: Oris Riswan Budiana

Tags

Terkini

X