Bukti Kolaborasi & Berbagi Jadi Kunci di Tengah Pandemi

- Senin, 9 Agustus 2021 | 16:43 WIB





TemanBaik, lebih dari sebulan kita dihadapkan pada puncak kedua situasi yang sulit pandemi. Enggak bisa dipungkiri, semua pihak kena dampaknya. Namun, sekadar mengingatkan, rupanya kita masih tangguh menghadapinya.

Sejak terpaan pandemi pada awal Maret 2020, sebenanrya kami banyak menjumpai #AksiBaik inisiatif warga. Mulai dari pembagian sembako, perawatan atau bantuan untuk pasien isolasi mandiri, hingga dermawan yang banting setir dari pekerjaannya demi membantu sesama.

Rasanya, enggak terhitung berapa 'posko bencana' baru yang bermunculan, baik yang bersifat langsung (luring) maupun digagas virtual melalui wadah donasi populer maupun secara independen di media sosial. Enggak terhitung pula relawan yang senang hati mengabdikan dirinya, turun tangan berhadapan dengan situasi.

Merangkum perjalanan kita menghadapi pandemi, kami melihat kebaikan sederhana yang dijalankan masif sebagai salah satu senjata ampuh. Sebagai pengingat, simak ulasan kami di bawah ini yuk!

Baca Ini Juga Yuk: Aksi Baik Ajarkan 'Pejuang Negatif' Bermain Roundnet

-

Foto: Istimewa

Cara Sederhana
Kendati secara kasat mata pandemi korona merupakan peristiwa global yang penanganannya dirasa begitu pelik, di sisi lain, kami menemui kekuatan luar biasa dari masyarakat saat menghadapi kerumitan ini. Menariknya, masalah besar ini justru dilawan cara sederhana.

Temuan kami salah satunya saat berbincang dengan Ramdani Sutanto. Ia adalah inisiator Sedekah Oksigen di daerah Cibiru, Bandung. Saat angka kasus harian virus korona di Indonesia kembali meningkat pesat pada awal Juni, banyak pasien panik dan bingung hendak melakukan apa. Hal ini diperparah kondisi ketersediaan tempat tidur rumah sakit dan oksigen yang makin menipis.

Halaman:

Editor: Oris Riswan Budiana

Tags

Terkini

X