Mengenal Dokter Ning sang Pejuang COVID-19 Dua Dunia

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 12:51 WIB





Tak pernah terbayang dalam benak dokter RA Adaninggar Primadia Nariswari akan bergulat di tengah pandemi COVID-19. Ia bahkan jadi salah seorang yang terdepan menangani pasien COVID-19.

Hal itu tidak terlepas dari tugasnya sebagai dokter spesialis penyakit dalam. Sehingga, mau tak mau peran itu membawanya harus selalu berdekatan dengan COVID-19.

"Enggak (terbayang), enggak sama sekali. Sempat juga mikir 'aduh, ngapain jadi dokter spesialis penyakit dalam ya, harus ketemu sama yang namanya COVID-19'," ujar Ning, sapaan akrabnya.

Menjadi dokter spesialis penyakit dalam mengharuskan Ning jadi penanggung jawab pasien COVID-19. Ia sendiri bertugas di RS Adi Husada Undaan RS Brawijaya di Surabaya.

Alhasil, sejak pandemi melanda, ia selalu hidup berdekatan dengan COVID-19. Bertemu dan menangani pasien COVID-19 pun ia jalani hingga kini.

"Ya pasti (menangani pasien COVID-19 sejak awal pandemi). Karena dokter penanggung jawab untuk COVID-19 tuh hanya dua, dokter paru dan dokter spesialis penyakit dalam," ucap perempuan kelahiran Surabaya, 7 Juli 1984 itu.

"Jadi yang boleh jadi dokter penanggung jawab utama itu hanya kita, spesialis paru dan penyakit dalam. Jadi, dari awal sudah ngerawat sampai sekarang," ungkap Ning.

-

Pernah Terpapar
Tak hanya menangani pasien COVID-19, Ning sendiri pernah merasakan bagaimana menjadi terpapar COVID-19. Namun, ia hanya menjalani isolasi mandiri (isoman).

Halaman:

Editor: Oris Riswan Budiana

Tags

Terkini

X