• Sabtu, 13 Agustus 2022

Cerita Menggugah Hati dari Makan Siang Gratis di Kedai Kopi

- Senin, 26 Juli 2021 | 09:20 WIB

"Nah, (uang yang harusnya dibeli untuk makan siang) itu tuh bisa mereka simpan gitu, buat kemudian nanti, dipakai buat makan malam. Jadi, buat saya kayak sesederhana itu gitu pesannya (manfaatnya), meskipun itu cuma makan siang," tutur Ayu.

Cerita lainnya, Ayu setiap hari bertemu dengan suami-istri dan tiga anaknya yang rutin mengambil makanan. Keluarga itu tak pernah membawa makanan berlebih. Masing-masing membawa satu nasi kotak saja.

"Jadi mereka berlima tuh beberapa hari ini datang terus, terus ngambilnya cukup. Terus saya bilang, bu ambilnya masing-masing dua boks aja biar sekalian buat sore atau malam. Mereka enggak mau, mereka bilang nanti malam gimana nanti, ini (makanan yang masih ada) bisa buat yang lain. Saya pikir, wah, ini gila sih," ucap Ayu.

Dari kejadian itu, ia mengambil pelajaran bahwa orang yang dalam kesulitan pun tak mementingkan diri sendiri. Mereka masih mengingat ada orang lain yang mungkin sangat membutuhkan makanan. Sehingga, mereka lebih rela mengambil seadanya demi membuat perut orang lain juga ikut terisi.

Bahkan, mereka yang datang ke sana juga kerap saling menginformasikan pada orang lain bahwa di lokasi ada makanan gratis. Tak jarang, warga yang datang juga memanggil orang lain dari jauh.

"Mereka tuh saling menginformasikan gitu bahwa ini ada makan siang dan apa ya, energinya tuh sesederhana itu gitu untuk bisa saling membantu," kata Ayu.

Pentingnya Melangkah Bersama

Aksi baik di tengah pandemi ini memang banyak banget kan, TemanBaik? Ayu pun membagi pandangannya soal aksi baik yang dilakukan berbagai pihak di banyak daerah. Hal itu jadi spirit tersendiri untuk membangun kebersamaan, terutama di tengah pandemi.

Ia sendiri memandang kebijakan PSBB, PPKM, atau apapun namanya punya tujuan baik. Kebijakan ini dikeluarkan untuk membatasi aktivitas, terutama agar kasus COVID-19 tak terus meningkat.

Di saat yang sama, pemerintah tak bisa membantu rakyat seluruhnya. Sehingga, perlu langkah bersama untuk sama-sama meringankan beban di tengah dampak pandemi. Oleh karena itu, ia sangat menyambut baik hadirnya berbagai gerakan baik membantu sesama. Setiap orang pun bisa melakukan aksi baik meski dari hal kecil.

Halaman:

Editor: Avitia Nurmatari

Tags

Terkini

X