• Sabtu, 13 Agustus 2022

Mengintip Keseruan Berbagi ala Kasih Kosmos

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 12:18 WIB

Isu ini yang kemudian secara tangkas ditanggapi oleh Kasih Kosmos. Mengandalkan kolaborasi dengan berbagai pihak, mereka kemudian menghadirkan fasilitas berupa ponsel dan laptop untuk sekolah daring yang didistribusikan kepada salah satu sekolah di wilayah Tanggerang.

“Konsep volume ke volume ini lebih menyesuaikan aja, kita kolaborasinya dengan siapa, dan kita lagi bisanya ke mana. Karena memang kita pun (secara sumber daya) masih terbatas, kita baru berlima. Wadah ini kita gunakan untuk berbagi manfaat buat sesama,” sambungnya.

Program ‘Berbagi Kasih’ yang terbaru atau volume keenam itu sendiri baru saja dilakukan. Hasil donasi ini difokuskan untuk didistribusikan kepada keluarga kesulitan ekonomi akibat terjangan pandemi ‘gelombang kedua’ yang berbuntut pada kebijakan PPKM Darurat, belum lama ini. Warga yang menjadi sasaran distribusi yakni di area Desa Duren Seribu, Bojongsari, Depok, warga Jakarta, dan sekitarnya.

Bantuan pada volume ini diprioritaskan untuk keluarga dengan orang tua tunggal, khususnya para Ibu yang berperan sebagai orang tua tunggal. Pengumpulan donasi biasanya dilakukan dalam kurun waktu dua minggu sebelum ditutup dan disalurkan.

“Kita pengin proses berbagi ini tuh walau enggak terlalu besar, tapi optimal, sesuai, tepat sasaran, dan transparan gitu. Intinya pendekatannya personal sih,” ujarnya menerangkan.

-

Konsep pembagian donasi per volume ini seolah menjadikan aksi baik ini seperti konsep acara hiburan dari segi musik. Jadi, dalam satu titik pembagian donasi, mereka sudah melakukan pemetaan mulai dari riset, teknis pembagian, semuanya detail dirembukkan dalam rapat daring antara relawan Kasih Kosmos dan donatur pada volume tersebut. Menarik juga ya konsep ini.

Saat proses distribusi dilakukan pun, mereka benar-benar sudah melakukan set yang matang, sehingga saat pendistribusian, aspek seperti protokol kesehatan, higienitas barang donasi, dan hal-hal kecil lainnya dilakukan dengan baik. Mereka juga menghindari potensi kerumunan atau hal-hal lain yang malah memicu penyebaran virus baru saat distribusi dilakukan.

“Kita cukup detail, bahkan sebelum dan sesudah acara donasi kita lakukan swab antigen. Saat semua sudah siap, baru lanjut ke titik berikutnya,” tambahnya.

Alur donasi diawali dari pengumpulan dana dalam waktu tertentu. Pengumumannya dilakukan via Instagram @kasih.kosmos. Setelah terkumpul dan dikonversi menjadi barang donasi, mereka akan menghubungi relawan Kasih Kosmos di wilayah distribusi. Mereka melibatkan RT dan RW di tempat distribusi.

Halaman:

Editor: Avitia Nurmatari

Tags

Terkini

X