• Minggu, 25 September 2022

Arfan Ariandi, Tunanetra yang Merajut Asa Melalui Kopi

- Senin, 16 Desember 2019 | 14:30 WIB

Matanya memang tak bisa melihat dengan normal. Tapi, jangan tanya semangatnya. Pria bernama lengkap Arfan Ariandi (24) punya cita-cita besar untuk hidupnya. Ia ingin jadi barista alias orang yang ahli membuat minuman kopi.

Arfan sendiri adalah penyandang tunanetra, lebih tepatnya low vision. Kondisi ini membuat penglihatan Arfan sangat terbatas. Bahkan, penglihatannya cenderung mendekati kebutaan. Tapi, hal ini tak membuat semangat hidupnya surut.

"Saya ingin punya kedai kopi sendiri, kalau tempatnya di mana aja, yang penting ramai," ujar Arfan kepada BeritaBaik.id.

Kenapa sih ia sangat berhasrat menjadi barista? Hal itu bermula dari kegemarannya ngopi. Sehingga, ia ingin membuat orang lain juga gemar ngopi dengan kemampuan mengolahnya.

Untuk mewujudkan mimpinya, Arfan sempat mengikuti program pelatihan barista di Wyata Guna Bandung. Di sana, ia ditempat sekitar empat bulan oleh instruktur profesional di bidang pengolahan kopi.

Berbagai hal ia pelajari hingga akhirnya ia bisa mengolah kopi. Soal rasa, kopi buatan Arfan enggak kalah enak dari kedai-kedai kopi yang saat ini kehadirannya menjamur di berbagai tempat.

Program pelatihan sendiri sudah berakhir belum lama ini. Kini, ia sedang mengintip kesempatan untuk bisa bekerja sebagai barista. Tak ada sedikit pun rasa minder untuk menggapai cita-cita meski matanya tak bisa melihat dengan normal.

Lewat kemampuannya itu, pria asli Bandung ini ingin membuktikan pada orang-orang bahwa tunanetra bisa punya kemampuan seperti orang lain, khususnya dalam megolah kopi. "Betul, setidaknya dengan kemampuan ini saya ingin mengubah pandangan masyarakat terhadap kaum tunanetra bahwa kita juga bisa," jelas Arfan.

Yang tak kalah menarik selain cita-cita menjadi barista adalah kekuatan Arfan sebagai pribadi yang tangguh. Ia sudah terlatih mendapatkan hinaan, cacian, hingga diremehkan orang lain sejak kecil akibat penglihatannya yang sangat terbatas.

Ia tak pernah terpancing emosi atau larut dalam kesedihan. Baginya, kondisi yang ada pada dirinya sudah takdir dari Yang Maha Kuasa dan itu harus diterima dengan ikhlas. "Biasa aja meghadapi itu, kalau saya sih cuek aja," ucap Arfan.

Editor: Mentari Nurmalia

Tags

Terkini

X