• Kamis, 6 Oktober 2022

Ini Prioritas Pembangunan Sektor ESDM 5 Tahun Mendatang

- Jumat, 15 November 2019 | 14:00 WIB

Menjawab tantangan yang dihadapi sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ke depan, Kementerian ESDM melakukan langkah strategis dalam 5 tahun ke depan.

Sebagai Menteri ESDM yang baru, Arifin Tastif mengatakan jika kebutuhan tenaga listrik akan jadi prioritas utama yang ia soroti. Ia berjanji akan menuntaskan program 35.000 mega watt pada akhir tahun 2023 atau awal tahun 2024 mendatang.

"Dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, program 35 ribu MW akan terselesaikan," kata Arifin melalui laman esdm.go.id.

Dengan meningkatnya kebutuhan listik nantinya akan diisi dengan mendorong pemanfaatan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) yang diperkirakan memiliki potensi giga watt (GW).

"Kita prioritaskan untuk memanfaatkan sumber-sumber EBT. Apalagi Indonesia sangat banyak memiliki sumber, ini kalau dihitung berdasarkan datanya bisa mencapai 400 GW," ungkapnya.

Perhatiaan besar terhadap EBT ini dikarenakan mampu menghasilkan energi bersih yang ramah lingkungan. Jadi, masyarakat tidak tergantung lagi pada energi fosil dan (EBT) bisa menghasilkan emisi yang bersih, yang akan mendukung kesehatan penduduk indonesia sehingga masyarakat tumbuh berkembang cerdas ke depan.

Baca Ini Juga Yuk: 10 Objek Wisata yang Bakal Diterangi Energi Ramah Lingkungan

Salah satu yang akan didorong dalam pengembangan EBT contohnya adalah biodiesel. Menurut Arifin, pemanfaatan biodiesel memiliki manfaat memberi dampak perekonomian besar bagi pengusaha perkebunan kelapa sawit kecil, di samping sebagai energi bahan bakar rendah emisi.

Untuk upaya lainnya, Arifin juga akan fokus terhadap pembangunan transmisi listrik dan gas. Kementerian ESDM akan segera menyelesaikan pembangunan transmisi listrik dan gas di Sumatra dan Kalimantan.

Halaman:

Editor: Nita Hidayati

Tags

Terkini

X