Kisah Owner Chocodot, dari Tak Dipercaya hingga Beromzet Miliaran

- Senin, 28 Oktober 2019 | 16:00 WIB

Kerennya, saat ini Kiki sudah memiliki 11 Store Chocodot di Garut. Bahkan, ia juga memiliki store di daerah lain, seperti Yogyakarta dan Bali. Sementara dulu, ia hanya mengontrak tempat dengan ukuran sekitar 5x6 meter. "Alhamdulillah sekarang punya store sendiri," ucapnya.

Sementara selain kesulitan modal, Kiki juga mengalami banyak kendala dalam bisnisnya, mulai dari sulitnya pemasaran, ditipu, hingga berkali-kali produknya ditolak dijual pemilik toko. Enggak selamanya mulus, bisnis Kiki pun mengalami naik-turun.

Baca Ini Juga Yuk: Hijab Tak Halangi Cita Hepiningtias Jadi GM Hotel Bintang 5

"Kita di tahun pertama sampai ketiga meningkat terus, di tahun keempat sedikit stagnan, tahun kelima kita agak drop. Akhirnya kita sadar bahwa kita adalah industri kreatif yang harus terus memproduksi produk-produk inovasi yang memang selalu dinantikan oleh konsumen. Akhirnya di tahun keenam kita berinovasi dan terus mengembangkan diversifikasi produk coklat dan dodol," jelasnya.

Bisnis Chocodot pun makin bergeliat. Sebab, sejak tahun keenam, semakin banyak varian produk yang dikeluarkan. Totalnya, hingga kini bahkan ada 350 varian produk dari Chocodot. Bahkan, jumlah pegawai pun mencapai 250 orang.

Selain merambah berbagai wilayah di Indonesia, produk Chocodot kini mulai go international loh. Sejak setahun lalu, Chocodot ada yang diproduksi di Maldives alias Maladewa. Produk setengah jadi dikirim ke sana untuk diproses hingga jadi produk jadi. Setelah itu, produk jadi diedarkan di sana.

Kini, Kiki pun sedang melirik negara lain untuk ekspansi bisnisnya. Ia sedang mempelajari negara mana saja yang kira-kira bisa membuat Chocodot dipasarkan dan mudah diterima warga negara setempat. "Saya lagi membidik pasar-pasar yang memungkinkan bisa dimasukin (produk Chocodot)," ujarnya.

Doa Orang Tua dan Beragam Penghargaan
Sebagai pengusaha, kerja keras jelas jadi faktor penting untuk menunjang kesuksesan. Tapi, Kiki menegaskan ada faktor lain yang tak kalah penting. "Doa orang tua, itu kerasa banget kalau buat saya," katanya.

Dalam berbagai hal, ia selalu meminta doa restu orang tua. Bahkan, sebelum memulai bisnis, ia minta didoakan mereka agar yang dijalaninya bisa berkembang. Hasilnya pun tak sia-sia, bisnisnya berjalan dengan sangat pesat. Bahkan, secara personal maupun perusahaan, beberapa penghargaan sudah diraih.

"Chocodot itu pernah juara produk nasional dan kemasan tradisional terbaik sedunia di Milan (Italia). Saya sendiri pernah mendapatkan (penghargaan) Upakarti dari Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Saya juga jadi peraih UKM terbaik nasional pas masa pemerintahan Joko Widodo," jelas Kiki.

Halaman:

Editor: Nita Hidayati

Tags

Terkini

X