• Senin, 8 Agustus 2022

Staf Pengajar ITS Jadi Finalis European Inventor Award 2022

- Rabu, 18 Mei 2022 | 13:33 WIB
Fahmi Mubarok Ph.D (kanan), masuk menjadi salah satu finalis di ajang European Inventor Award 2022. (Istimewa)
Fahmi Mubarok Ph.D (kanan), masuk menjadi salah satu finalis di ajang European Inventor Award 2022. (Istimewa)

“Pada prinsipnya, material yang tidak memiliki titik leleh, tidak dapat digunakan dalam penyemprotan termal, hal ini membangkitkan keingintahuan saya. Saya pikir kita perlu mencari tahu bagaimana menyelesaikan ini,” kata Espallargas.

Baca Juga: Ada Aplikasi Distribusi Minyak Goreng, Warga tak Perlu Lagi Repot Antre

Dihadapkan pada keraguan bahwa dia bisa berhasil, Espallargas yang saat itu mengajar di Universitas Sains dan Teknologi Norwegia (NTNU) menggandeng Fahmi Mubarok yang di tahun 2010 itu juga tengah menyelesaikan pendidikan doktoralnya.

Tugas Fahmi adalah meneliti bagaimana silikon karbida – keramik, salah satu material sintetis yang paling keras – dapat disemprotkan secara termal.

Setelah beberapa kali percobaan dan kesalahan, momentum eureka mereka terjadi setelah percakapan dengan sejumlah kolega mereka.

Fahmi Mubarok dan Nuria Espallargas tersadar bahwa partikel silikon karbida harus dilindungi dengan sesuatu yang dapat memenuhi dua peran sekaligus.

“Saya menyadari bahwa senyawa tersebut harus mampu melindungi silikon karbida dari paparan suhu tinggi dan pada saat yang sama juga mengikat silikon karbida untuk membuat lapisan,” kata Mubarok.

Halaman:

Editor: Gin Gin Tigin Ginulur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Cara Menghapus Jejak di Dunia Digital

Rabu, 1 Juni 2022 | 13:12 WIB
X