• Senin, 8 Agustus 2022

Staf Pengajar ITS Jadi Finalis European Inventor Award 2022

- Rabu, 18 Mei 2022 | 13:33 WIB
Fahmi Mubarok Ph.D (kanan), masuk menjadi salah satu finalis di ajang European Inventor Award 2022. (Istimewa)
Fahmi Mubarok Ph.D (kanan), masuk menjadi salah satu finalis di ajang European Inventor Award 2022. (Istimewa)

Menurut António Campinos, mereka secara signifikan meningkatkan usia penggunaan dan daya tahan produk industri, sebuah aspek yang penting dalam ekonomi material.

Mubarok dan Espallargas secara bersama-sama dinobatkan sebagai salah satu dari empat finalis dalam kategori “SME” atau “UKM”, yang mencari para penemu luar biasa di perusahaan kecil dengan kurang dari 250 karyawan dan omzet tahunan kurang dari EUR 50 juta.

Pemenang Penghargaan Penemu Eropa EPO edisi 2022 akan diumumkan dalam upacara virtual pada 21 Juni.

European Inventor Award adalah salah satu ajang penghargaan paling prestisius dalam hal inovasi dan pencapaian intelektual.

Baca Juga: Mengenal Teknologi Warna RGBW Terbaru dari OPPO

Ide di balik penemuan ini berakar pada studi doktoral, Nuria Espallargas dalam ilmu material dan teknik metalurgi.

Nuria tertarik pada fakta bahwa beberapa jenis pelapis keramik, diterapkan dalam ruang hampa namun tidak dengan penyemprotan termal di mana bahan dipanaskan hingga suhu lebih dari 2500° C dan diaplikasikan dengan pistol semprot.

Penyemprotan termal jauh lebih murah daripada menggunakan ruang hampa, dan lebih mampu menjangkau objek yang lebih luas untuk dilapisi.

Sebelumnya, praktik ini dianggap mustahil karena keramik lebih cenderung menguap daripada meleleh ketika dipanaskan dengan suhu tinggi.

Keterbatasan dalam penelitian sebelumnya, serta adanya asumsi ketidakmungkinan ini memotivasi Espallargas untuk menemukan solusi.

Halaman:

Editor: Gin Gin Tigin Ginulur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Cara Menghapus Jejak di Dunia Digital

Rabu, 1 Juni 2022 | 13:12 WIB
X