• Minggu, 25 September 2022

Begini Tips Menaikkan Kesadaran Produk Kamu lewat Marketing Video di YouTube

- Selasa, 12 April 2022 | 11:01 WIB
 (dok. Ilustrasi Unsplash)
(dok. Ilustrasi Unsplash)

TemanBaik, saat ini siapa sih yang tidak mengenal platform YouTube? Media sosial untuk berbagi video secara daring ini dari tahun ke tahun selalu menunjukan perkembangan dan peningkatan pengguna, tak terkecuali di Indonesia.

Aplikasi ini berisi berbagai ragam konten video yang menarik untuk dinikmati. Mulai dari konten, reviu produk, kuliner, travelling, musik, dan lain sebagainya. Jika kamu menjual produk atau jasa, maka kamu bisa meningkatkan brand melalui aplikasi ini. Tentunya ada banyak keuntungan yang bisa diambil jika brand kamu terkenal.


Dikutip dari data bulanan We Are Social, YouTube memiliki 139,0 juta pengguna di Indonesia pada awal 2022. Angka ini menunjujan, berarti jangkauan iklan YouTube 2022 setara dengan 50,0 persen dari total penduduk Indonesia di awal tahun.

Sebagai gambaran, iklan YouTube mencapai 67,9 persen dari total basis pengguna internet Indonesia (berapa pun usia) pada Januari 2022. Saat itu, 46,9 persen penonton iklan YouTube di Indonesia adalah perempuan , sedangkan 53,1 persen adalah laki- laki .

Saat ini, mungkin hampir semua orang memiliki akun YouTube pribadi dan masing-masing di antara kita pasti pernah mengakses konten apapun yang kita inginkan lewat YouTube. Bahkan saat ini banyak pebisnis dan pengusaha muda  semakin gencar melakukan promosi produk atau bisnis mereka lewat video YouTube. YouTube juga saat ini menjadi salah satu media promosi paling efektif bagi banyak pebisnis.

Namun, perlu diingat bahwa dalam menaikkan citra brand (merek) atau produk kita lewat strategi pemasaran di YouTube ada caranya juga loh! Nah, untuk itu beritabaik.id merangkum beberapa tips dan cara menaikkan citra merek atau produk bisnis kita melalui lewat video YouTube di bawah ini.

Baca Juga: Keren! Sekarang Ambulans di Bandung Bisa Dilacak Lewat Aplikasi AMS

Buat channel (saluran) khusus bisnis
Dalam mempromosikan mereka atau produk kita melalui YouTube, maka langkah awal yang perlu dilakukan adalah membuat channel khusus bisnis. Channel bisnis mempunyai kelebihan dan fitur tambahan dibandingkan dengan channel pribadi. Terutama jika kita sudah mempunyai merek terkenal atau ingin channel YouTube menjadi besar. Salah satu kelebihan chanel bisnis yaitu dapat dikelola oleh lebih dari satu akun.

Jika channel kita sudah tumbuh menjadi besar, maka kita akan sulit mengelolanya sendiri. Channel YouTube yang sudah tumbuh besar biasanya akan dikelola oleh beberapa orang yang memiliki tugas berbeda-beda. Oleh karena itu, harus menggunakan channel bisnis jika mempunyai tujuan untuk menjadikan channel yang besar.

Maka dari itu sangat dianjurkan untuk tidak menggabung channel pribadi (daily life) dengan channel bisnis. Salah satu indikator channel kita sudah besar adalah saat subscriber (pelanggan) dan penontonnya sudah banyak. Pencapaian itu akan membuka peluang yang lebih besar untuk meningkatkan penjualan produk kamu.

Membuat konten video yang cocok
Jika TemanBaik telah membuat channel YouTube untuk meningkatkan penjualan, jangan lupa konten video yang dibuat harus cocok dengan produk atau merek yang dijual. Banyak jenis video yang bisa kita pakai, seperti video listicle, promosi produk, panduan, success story, wawancara, dan behind the scene.

Apapun jenis videonya, kita harus memilih konten yang menarik penonton dan relevan dengan produk yang dijual. Jangan sampai tema video yang dibuat melenceng dari tujuan bisnis ya!

Misalnya kita adalah seorang pebisnis di bidang kuliner maka kita bisa membuat konten tentang makanan, misalnya jenis makanan yang dijual, harga, dan video ulasan dari konsumen.

Kenalkan produk kita
TemanBaik, agar konten di channel kamu tidak monoton, variasi tema video memang harus dilakukan, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Namun, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu mengunggah video yang berisi informasi tentang produk kamu.

Video tersebut bisa berisi penjelasan produk kamu, keunggulan dari produk yang dipromosikan, pencapaian yang sudah diraih, dan presentasi lainnya. Video tersebut harus bisa membuat konsumen mengenali produk kita dan tertarik untuk membelinya. Bentuk penyajiannya bisa dikreasikan dengan produk dan kriteria dari target pasar Anda

Halaman:

Editor: Irfan Nasution

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Cara Menghapus Jejak di Dunia Digital

Rabu, 1 Juni 2022 | 13:12 WIB
X