• Minggu, 25 September 2022

Inovasi Mahasiswa ITS Bikin Limbah Air Wudu Lebih Bermanfaat

- Senin, 11 Oktober 2021 | 11:35 WIB





TemanBaik, pernah terpikir enggak sih kalau air yang digunakan berwuhu ternyata bisa disulap jadi lebih bermanfaat? Di tangan tim KKN Abmas Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), limbah air wudhu disulap jadi material untuk budidaya perikanan dan tanaman.

Ketua Tim KKN Abmas ITS Yoga Fredi Arisko mengatakan tujuan pemanfaatan limbah air wudhu dilakukan untuk menghindari terbuangnya bekas air wudu yang terhitung masih jernih jika dibandingkan limbah air rumah tangga. Menurutnya, limbah air wudu masih dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, di antaranya untuk pengisian air kolam ikan dan budidaya tanaman hidroponik.

Inovasi itu berupa alat penjernih dan penampungan air. Limbah air wudu di sebuah tempat bakal ditampung ke dalam wadah berkapasitas 250 liter. Lalu, air dari wadah akan dialirkan ke alat penjernih air sederhana untuk dibersihkan.

Alat penjernih sederhana ini terbuat dari dua timba air berkapasitas 50 liter yang diisi kapur dan paranet sebagai komposisi filternya. Setelah melalui proses penjernihan, limbah air wudu akan dialirkan untuk mengisi kolam ikan sebelum dialirkan menuju tanaman hidroponik.

“Sangat disayangkan jika (limbah air wudu) dibuang begitu saja,” ujar Yoga terkait gagasan yang dibuat timnya.

Baca Ini Juga Yuk: GELORA, Gelang Pendeteksi Tsunami Buatan Mahasiswa

-

Proses kreatif terciptanya inovasi ini dilakukan di tempat KKN mereka, Pondok Pesantren Al Khoiriyah, Dusun Duwet, Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Sebulan lebih mereka habiskan untuk mengeksplorasi berbagai bahan dasar.

Lalu, bagaimana proses penjernihan airnya? Mekanisme alat yang digunakan dari tahap penjernihan sampai ke tanaman hidroponik merupakan sistem tertutup. Ini memungkinkan penggunaan yang lebih efisien karena limbah air wudu di dalamnya bakal terus berputar dalam tiga komponen alat Sehingga, pengguna tidak perlu repot mengganti air setiap hari.

Halaman:

Editor: Oris Riswan Budiana

Tags

Terkini

6 Cara Menghapus Jejak di Dunia Digital

Rabu, 1 Juni 2022 | 13:12 WIB
X