• Sabtu, 26 November 2022

Ini Dua Aplikasi Bencana yang Wajib Kamu Tahu

- Jumat, 1 Januari 2021 | 11:55 WIB

TemanBaik, Indonesia termasuk negara rawan terjadinya berbagai beritabaik.id/tag/bencana">bencana alam. Sehingga, semua orang disarankan selalu waspada.

Salah satu bentuk kewaspadaan itu bisa dilakukan dengan mengakses data dan informasi beritabaik.id/tag/kebencanaan">kebencanaan yang ada. Caranya mudah kok. Sebab, ada dua beritabaik.id/tag/aplikasi">aplikasi yang bisa digunakan publik. Apa saja?

1. DIBI
DIBI adalah singkatan dari Data dan Informasi Bencana Indonesia. Aplikasi ini dikelola Badan Nasional Penanggulangan Bencana (beritabaik.id/tag/BNPB">BNPB). Sesuai namanya, beritabaik.id/tag/aplikasi">aplikasi ini menampilkan basis data kejadian beritabaik.id/tag/bencana">bencana di Indonesia. Sehingga, kamu bisa tahu potensi beritabaik.id/tag/bencana">bencana di daerahmu.

Untuk mengaksesnya, kamu cukup mengunjungi laman gis.bnpb.go.id. Pada lembar home atau beranda, kamu bisa melihat tampilan peta sebaran kejadian beritabaik.id/tag/bencana">bencana per provinsi. Pop up pada titik jumlah kejadian beritabaik.id/tag/bencana">bencana per provinsi dapat dilihat jumlah kejadian beritabaik.id/tag/bencana">bencana, korban meninggal, hilang, luka, hingga dampak kerusakan per provinsi.

Pada bagian 'Pantauan Bencana', kamu bisa melakukan filtering berdasarkan jenis kejadian beritabaik.id/tag/bencana">bencana, provinsi, dan kabupaten/kota yang pernah terjadi beritabaik.id/tag/bencana">bencana alam. Pada bagian 'Buletin', di dalamnya berisi informasi beritabaik.id/tag/bencana">bencana bulanan. Sedangkan pada bagian 'Story Map', kamu bisa mengakses data dan informasi kejadian beritabaik.id/tag/bencana">bencana pada bulan bulan yang dipilih.

Informasi di beritabaik.id/tag/aplikasi">aplikasi ini tersaji dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Sedangkan data beritabaik.id/tag/bencana">bencana dapat diunduh dalam format Excel dari tahun 2008 hingga 2019.

Kelebihan lain dari beritabaik.id/tag/aplikasi">aplikasi ini, kamu bisa melihat data beritabaik.id/tag/bencana">bencana sejak tahun 400 Masehi hingga kini. Sehingga, kamu akan tahu sejarah beritabaik.id/tag/kebencanaan">kebencanaan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Misalnya beritabaik.id/tag/bencana">bencana di Kepulauan Mentawai, bisa dilihat sejak tahun 400 Masehi sampai sekarang apa saja yang terjadi. Caranya dengan mengakses gis.bnpb.go.id/dibi.

Baca Ini Juga Yuk: Bekerja Sambil Olahraga dengan Inovasi 'Workbikecycle'

Di luar itu, ada berbagai keunggulan lain yang bisa dilihat di beritabaik.id/tag/aplikasi">aplikasi tersebut, mulai dari indeks risiko beritabaik.id/tag/bencana">bencana, data rumah sakit di sekitar lokasi beritabaik.id/tag/bencana">bencana, hingga sumber kejadian beritabaik.id/tag/bencana">bencana.

2. InaRISK
Aplikasi kedua yang bisa kamu gunakan adalah InaRISK. Berbeda dengan DIBI, InaRISK lebih fokus menampilkan data-data yang terkait suatu beritabaik.id/tag/bencana">bencana. Selain itu, InaRISK menyajikan informasi potensi risiko beritabaik.id/tag/bencana">bencana di suatu daerah.

Analisis InaRISK memanfaatkan pendekatan raster base secara nasional dengan ukuran pixel 100 x 100 meter, ini berdasarkan kajian risiko beritabaik.id/tag/bencana">bencana yang terdapat di suatu wilayah atau per kabupaten.

Salah satu contoh kegunaan InaRISK adalah melihat indeks risiko beritabaik.id/tag/bencana">bencana gempa bumi di Indonesia. Indeks risiko ini bisa dilihat berdasarkan lokasi kabupaten/kota yang dipilih pada menu pencarian.

Selain InaRISK yang dapat diakses melalui dashboard, beritabaik.id/tag/BNPB">BNPB juga menyediakan dalam bentuk beritabaik.id/tag/aplikasi">aplikasi yang dapat diunduh melalui Google Playstore dan Appstore. Aplikasi InaRISK Personal yang dapat diakses pada telepon pintar berbasis beritabaik.id/tag/android">android dan IOS ini akan memudahkan warga mengidentifikasi potensi risiko di sekitar sehingga kesadaran terhadap risiko dapat meningkat.

InaRISK Indonesia merupakan aset Pemerintah Indonesia. Tidak hanya beritabaik.id/tag/BNPB">BNPB yang berkontribusi dalam data, tetapi sebanyak 20 instansi yang telah memvalidasi datanya ke dalam InaRISK untuk dapat digunakan oleh masyarakat atau pengguna.

Foto: dok. beritabaik.id/tag/BNPB">BNPB

Editor: Irfan Nasution

Tags

Terkini

Coba 5 Cara ini Agar Anak Tidak Kecanduan Gawai

Kamis, 10 November 2022 | 06:35 WIB

Hi-Pot, Solusi Bertani Canggih di Lahan yang Sempit

Minggu, 23 Oktober 2022 | 11:20 WIB
X