Hebat! Tim Aksantara ITB Panen Gelar di Kontes Robot Terbang

Bandung - TemanBaik, tim Aksantara Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali meraih prestasi manis. Kali ini, unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang bergerak di bidang robotika terbang atau yang biasa disebut Unmanned Aerial Vehicle/Drone (UAV) tersebut panen gelar di ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2020.

Kegiatan ini digelar Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 23-31 Oktober 2020 di Universitas Lampung (Unila). Total, ada 33 perguruan tinggi yang menjadi peserta.

Karena berada dalam situasi pandemi COVID-19, para peserta tidak hadir langsung di lokasi kegiatan di Lampung. Para peserta diminta mendemonstrasikan pesawatnya di tempat masing-masing.

KRTI sendiri merupakan kontes robot terbang tahunan berskala nasional. Setiap divisi yang diperlombakan memiliki tema berbeda-beda, seperti divisi Fixed Wing yang mengangkat tema 'Pengiriman Paket Darurat pada Wilayah Karantina' dan divisi Technology Development (TDA, TDF, dan TDP) mengangkat tema 'Innovate UAV Technology'.

Hebatnya, tim Aksantara ITB meraih lima gelar dari enam divisi perlombaan di ajang KRTI. Rinciannya, juara I pada Divisi Racing Plane, juara II Divisi Fixed Wing, Juara III Divisi Technology Development subdivisi Airframe Inovation, dan juara Harapan II Divisi Technology Development subdivisi Flight Controller Development.

Baca Ini Juga Yuk: Keren! Kendaraan Dinas di Jabar akan Berbasis Listrik

Bukan Prestasi Instan
Kesuksesan panen gelar tim Aksantara ITB ini bukan datang karena kebetulan atau hasil instan loh, TemanBaik. Tim ini secara khusus disiapkan sejak awal Januari untuk mengikuti lomba tersebut.

Ketua Aksantara ITB 2019-2020 Rafael mengatakan ada berbagai kendala yang dihadapi dalam masa persiapan mengikuti lomba. Apalagi, pihak kampus juga sempat tak memberi izin bagi tim Aksantara untuk melakukan kegiatan di area kampus.

"Adanya musibah pandemi COVID-19 ini juga berdampak pada persiapan lomba. Awalnya, pihak kampus belum mengizinkan untuk melakukan aktivitas khusus untuk tim lomba di area kampus. Sehingga, kami tidak dapat mengakses fasilitas kampus dan workshop yang biasa kami gunakan untuk persiapan lomba," ujar Rafael dalam siaran pers yang diterima BeritaBaik.id.

Namun, pihak ITB akhirnya memberikan keleluasaan. Mereka diperbolehkan beraktivitas di Asrama Sangkuriang ITB. Setelah itu, ada kendala lain yang dihadapi. Tim Aksantara kesulitan mendapat tempat untuk mendemonstrasikan produk. Meski begitu, tim akhirnya bisa mendapatkan tempat.

"Tempat untuk mendemonstrasikan produk menjadi kendala lain yang dihadapi. Karena demonstrasi produk dilakukan dari daerah masing-masing yang kemudian dibuat video. Mencari tempat yang luas dengan izin resmi itu bukan hal yang mudah," ungkap Rafael.

Menurut Rafael, menjalani perlombaan di tengah pandemi COVID-19 memang bukan hal mudah. Sebab, kendala yang dihadapi cukup banyak dan kompleks. Namun, seluruh anggota tim membuktikan keterbatasan situasi bukan hambatan untuk berpikir kreatif, adaptif, menghasilkan karya inovatif, dan spektakuler.

Ia pun berharap ke depan capaian prestasi tim Aksantara ITB dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Secara khusus, Rafael mengucapkan terima kasih kepada Civitas Academica ITB yang memberi dukungan terhadap tim Aksantara. Sehingga, prestasi manis bisa diraih.

Selamat!

Foto: Tim Aksantara ITB (dok. Aksantara ITB)

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler