Cara Unik Denis Jualan Sayur Pakai Bahasa Inggris

Jakarta - TemanBaik, pernah melihat penjual sayur berjualan memakai bahasa Inggris? Cara unik ini dilakukan Denis Dermawan.

Dalam kesehariannya berjualan di Fresh Market Bintaro, Jakarta, Denis kerap memakai bahasa Inggris untuk ngobrol dengan konsumennya. Saat konsumen bertanya soal dagangannya, Denis sering menjawab dengan bahasa Inggris.

Bikin penasaran enggak sih aksi Denis ini? Mau tahu lebih lengkap? Simak ulasannya, yuk!

Di usia relatif muda, Denis memilih berjualan sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Sudah lima tahun ia berjualan sayur. Awalnya, ia berjualan di Pasar Modern Bintaro sebelum pindah lokasi ke Fresh Market Bintaro.

Penasaran dengan sosok Denis dan aksinya, kami menghubunginya lewat sambungan telepon. Denis tertawa begitu menanggapi pertanyaan kami soal gaya nyentriknya berjualan.

"Ya, little-little i speak English to customer. Ada yang menimpali, ada yang bengong, ada yang minta diulangi lagi," ujarnya.

Baca Ini Juga Yuk: Sajian Kuliner Kreatif dan Menggemaskan ala Doa Ubi

Saat ditanya alasannya menggunakan pendekatan berbeda dengan pedagang sayur pada umumnya, ia mengaku terinspirasi percakapan pada film-film yang ditonton. Selebihnya, ia menyebut aksinya merupakan cara agar pembeli terkesan dan akhirnya menjadi akrab dengannya.

Usaha jualan sayurnya pun dilakukan tanpa neko-neko. Ia tidak menjualnya di platform jual beli digital ternama. Saat ditanya akun media sosial untuk usahanya pun, ia mengaku tak memilikinya. Namun, nama Denis Sayur yang dijadikan entitas dagangannya ini cukup dikenal di kawasan Bintaro.

Ia hanya menerima pesanan melalui WhatsApp dan aplikasi Titipku yang tersedia pada ponsel pintar bersistem operasi android. Dalam aplikasi itu, kamu bisa mencari toko digital Denis Sayur.

Saban hari ia sibuk mengurusi jualan sayur secara daring tersebut. Kadang, ia baru selesai mengantar belanjaan sayur pada sore hari.

Pendekatan personal dipilihnya agar memahami pelanggannya satu persatu. Denis juga menyebut pelanggan sayurnya kebanyakan didominasi pelanggan lama yang sudah nyaman dengan cara pendekatan ala dirinya.

Kembali pada cara unik Denis melayani pembeli. Ia mengaku berbicara bahasa Inggris dalam aksen Amerika. Aksen ini dipilihnya karena aksen British dianggap terlalu sulit buat dirinya.

Namun jangan salah, upayanya ini mendapat apresiasi dari pembeli sayur. Bahkan, lapak sayurnya beberapa kali didatangi bule yang kemudian membeli sayurannya.

"Bule itu bilang 'your English is good' gitu deh, terus beli sayur," ujar penggemar film Bad Boy dan film aksi Amerika ini.

Tidak jarang pembeli yang melihat Denis melayani pakai bahasa Inggris merekamnya dengan kamera ponsel dan meminta Denis mengulangi apa yang dilakukan (bertutur dengan bahasa Inggris). Sayang, saat kami meminta rekaman videonya, Denis enggak menyimpannya.

"Saya coba cari ya. Waktu itu pernah dikirimin sama pelanggan," katanya.

Baca Ini Juga Yuk: Barber Mini, Pangkas Rambut Unik di Sariwangi

Sebagai informasi juga, Denis Sayur menyediakan lebih dari 30 jenis sayuran. Buat kamu yang tinggal di wilayah Bintaro sih, rasanya kamu akan lebih gampang memesan sayuran dari Denis dengan aplikasi Titipku.

Sebelum mengakhiri obrolan dengan kami, Denis berharap perkembangan industri dan perdagangan di wilayah tempat tinggalnya dapat memajukan pedagang-pedagang lokal seperti dirinya. Denis menyebut, di wilayah Bintaro mulai tumbuh pasar-pasar ikonik dengan target pembeli kalangan menengah ke atas. Ia juga berharap usaha jualan sayurnya dapat menjangkau pembeli lebih luas lagi.

"Mungkin aja dengan begini (melayani pakai bahasa Inggris), orang-orang selain ingat sama kita dan akhirnya jadi pelanggan, juga bisa ngasah diri untuk belajar bahasa, serta bisa meraih pasar yang lebih luas," pungkasnya.

Keren kan triknya? Sehat selalu ya, Denis! Semoga usahanya laris dan bisa dikenal luas lagi.


Foto: Dokumentasi pribadi/Denis Dermawan


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler