Terlahir Tanpa Tangan, Sabar Subadri Mampu Melukis dengan Indah

Semarang - Kekurangan yang dimilikinya tak lantas membuat Sabar Subadri berdiam diri. Terlahir tanpa tangan, tapi ia membuktikan jika dirinya bisa melukis dengan piawai dan indah hanya menggunakan kedua kakinya saja.

Dalam kesehariannya, Sabar juga harus melakukan segala aktivitasnya dengan menggunakan kedua kakinya. Kebiasaan ini lah yang akhirnya membuat kaki Sabar cukup luwes saat memegang, menahan, dan menyapukan kuas ke permukaan kanvas. Ia diberikan karunia tersendiri di balik kekurangannya itu.

Beberapa waktu lalu, Sabar memamerkan karyanya di sebuah mal di Semarang. Ia merasa gembira pamerannya dihadiri oleh banyak orang, termasuk orang nomor satu di Jawa Tengah yakni Ganjar Pranowo.

Ia pun mempersilakan Ganjar untuk memberi coretan pada kanvas kosong. Sabar merencanakan akan membuat sebuah karya dari coretan Gubernur Jawa Tengah tersebut.

"Pak Ganjar membuat coretan garis melengkung ke atas dengan tambahan titik di atasnya. Saya membayangkan itu adalah bidang yang harus didaki. Maka dari coretan itu saya baru menambahkan seorang pendaki. Tapi masih akan ada lanjutannya," kata Sabar yang dilansir dari laman jatengprov.go.id.

Pria kelahiran Salatiga, 4 Januari 1979 ini memang tetap ingin berkarya sebagaimana pelukis yang tak berkebutuhan khusus. Tak main-main loh TemanBaik, berkat kepiawaiannya melukis, Sabar telah melanglang buana. Selain pameran di Tanah Air, Sabar juga kerap diundang untuk mengikuti pameran di luar negeri, di antaranya Singapura, Austria, dan Spanyol.

Baca Ini Juga Yuk: 5 Sosok Difabel Inspiratif 2019 Versi BeritaBaik

Pria yang sudah hobi menggambar sejak usia 8 tahun in pun tidak segan memberi penjelasan atau berdiskusi dengan pengunjung mengenai makna filosofis lukisannya itu.

"Kalau masih merasa kurang, bisa main ke rumah, silakan. Tepatnya di Merak nomor 56, Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga," jelasnya.

Di sisi lain, Ganjar pun tidak bisa menyembunyikan kekagumannya saat memandangi satu per satu lukisan karya Sabar Subadri. Kekaguman Ganjar bukan semata pada goresan tinta di kanvas saja, melainkan pada sosok sang pelukis.

"Jika hanya melihat lukisannya orang hanya akan berkomentar ini bagus. Tapi begitu melihat pelukis dan cara melukisnya pasti akan mengatakan ini karya yang luar biasa," ungkap Ganjar.

Ganjar lalu dibuat terpesona dengan lukisan berjudul 'Laut Dilipat'. Lukisan tersebut menggambarkan laut yang terbagi dua sisi yakni atas dan samping. Pada dua permukaannya terdapat perahu-perahu yang seolah-olah hilir mudik.

"Lukisan tersebut bermakna sebagai cerminan agar jangan pernah meninggalkan dunia maritim. Imajinasinya, dengan menguasai maritim akan menguasai dunia," tuturnya.


Foto: jatengprov.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler