Umi Latifah, Hafizah yang Berbagi Tilawah di Media Sosial

Bandung - Di bulan Ramadan ini, ada hijaber cantik yang aktif di media sosial membagikan tilawah. Dia adalah Umi Latifah yang sukses bikin warganet terpukau karena kelihaiannya mengaji Alquran.

Kalau enggak percaya, TemanBaik bisa lihat deh di Instagram pribadinya @umilatifah_djiharkah5. Cewek asal Kebumen ini sering banget mengirim suara indahnya saat tilawah Alquran atau melantunkan sholawat Nabi di akunnya itu.

Bukan hasil instan, ternyata lulusan Institut Ilmu Alquran Jakarta ini memang sudah belajar ngaji berirama loh sejak balita. Semuanya, berawal dari kebiasaan berlatih dengan ibu dan kakaknya yang juga juara MTQ tingkat nasional.

"Karena di rumah banyak santri yang mengaji, jadi masa kecil saya akrab dengan kegiatan tahfiz dan tilawah Alquran. Mulai dari SD hingga awal Mei kemarin aku rutin mengikuti ajang MTQ hingga tingkat nasional. Alhamdulillah, selalu ada piala yang dibawa pulang," ujar Umi kepada BeritaBaik belum lama ini di Bandung.

Umi berkilah, dunia pesantren enggak pernah jauh dari kesehariannya. Cewek asal Kebumen ini tercatat pernah jadi santri di Ponpes Al - Huda Jetis, Arrohmah Bumiayu hingga memperdalam kemampuan tilawahnya di Ponpes Baitul Quro saat ia kuliah di IIQ Jakarta.

Baca Ini Juga Yuk: Belajar Baca Alquran dengan Aplikasi Buatan Bandung Ini

Bicara prestasi terbaru, awal Mei lalu Umi baru saja meraih juara 3 MTQ Tingkat Jawa Barat untuk cabang tilawah. Sementara di tingkat nasional, hafizah yang satu ini juga sering loh menjadi langganan juara.

Tahun 2008, ia pernah menyabet juara 3 nasional lomba tahfiz dan tilawah 5 juz, 2010 meraih juara 3 nasional untuk hapalan dan tilawah 10 juz, 2015 juara 1 nasional untuk tahfiz dan tilawah 10 juz dan masih banyak lagi loh TemanBaik.

"Sebelum mendalami teknik mengaji berirama, qoriah wajib menguasai hafalan Alquran. Setidaknya dia bisa menjadi penghafal dengan metode murrotal, setelah itu aku juga mulai perluas kemampuan di bidang tilawah," ungkapnya.

Cewek yang lahir di Kebumen 7 Mei 1987 ini berbagi cerita, ia enggak punya kiat khusus untuk menjadi penghafal sekaligus tilawah. Kuncinya, tetap pada kemamuan keras untuk berlatih dan mempelajari bacaan dan isi Alquran buat tujuan syiar.

"Alhamdulillah setelah menikah, aku juga banyak dilatih Aa Salman (suami Umi) untuk memperkuat teknik tilawah. Karena kebetulan suami juga baru saja meraih juara 1 MTQ internasional di Iran. Jadi kita sama - sama belajar dan menyemangati," katanya.

Di sela aktivitasnya tilawah di berbagai forum dan pengajian, rurinitas Umi dan suaminya Salman Amrillah Dziharkah diisi dengan mengasuh para santri di pesantren Tanjungsalam, Pasirjambu, Kabupaten Bandung.

"Aku sih berharap banget, anak - anak santri di sini bisa mengikuti langkah aku dan suami untuk berprestasi di bidang tahfiz dan tilawah. Sekarang kita fokus berbagi ilmu di pondok," pungkasnya.

Foto IG Umi Latifah



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler