Heri Herdiana, 25 Tahun Bergelut di Air Limbah PDAM

Bandung - Heri Herdiana menjadi salah seorang pegawai terlama di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung. Ia total sudah ditempatkan kantor yang berlokasi di kawasan Bojongsoang, Kabupaten Bandung itu sejak 25 tahun lalu.

"Saya sudah 25 tahun di sini, awalnya dari bekerja sebagai operator kolam (air limbah) sampai sekarang di bagian administrasi penatausahaan," ujar Heri kepada BeritaBaik.

Ia tahu betul bagaimana rumitnya dan berbagai seluk beluk seputar pengolahan air limbah. Apalagi, ia cukup lama menjadi petugas lapangan yang bergelut langsung dengan air limbah domestik se-Kota Bandung yang diolah di sana.


Di awal-awal bekerja di sana, Heri mengaku memang sempat terlintas rasa was-was hingga jijik. Sebab, kesehariannya selalu berkutat dengan air limbah yang kotor dan bau.

Tapi, secara perlahan rasa was-was itu mampu ditanggalkan. Ia bahkan kini sangat menikmati pekerjaannya bertugas di area IPAL.

"Pertama masuk ke sini iya (was-was) karena air limbah identik sebagai sesuatu yang kotor. Tapi sekarang alhamdulillah enggak, saya menikmatinya," ucapnya.

Tak hanya mampu menanggalkan rasa was-was, Heri bahkan kini memandang air limbah sebagai jalan hidupnya.

"Karena saya dan keluarga 'makan' dari air limbah, makanya saya justru mencintai ini, sudah mendarah daging," tutur Heri.

IPAL PDAM Tirtawening sendiri menjadi area pengolahan air limbah seperti sisa cucian, kotoran manusia, serta berbagai limbah lainnya. Air limbah itu disalurkan melalui pipa distribusi yang ujungnya berpusat ke kawasan Bojongsoang.

Di area seluas 85 hektare itu, air limbah diolah dengan berbagai tahapan. Sehingga, ujungnya air akan memenuhi standar baku mutu dan aman dibuang ke anak Sungai Citarum.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler