Bangga! Mahasiswa UGM Jadi Juara Kompetisi di AI-JAM Jepang 2019

Yogyakarta - Prestasi membanggakan datang dari Universitas Gadjah Mada (UGM) nih. Tim mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) angkatan 2016 Fakultas Teknik UGM berhasil memperoleh medali emas dalam kompetisi Advanced Innovation Jam (AI-JAM) JAPAN 2019 yang digelar Minggu (8/12/2019) di Accenture Innovation Hub Tokyo.

Tak hanya itu, tim yang terdiri dari Antonius Yonanda Chrisma Nugraha, Amalia Hari Iskania, Resha Dwika Hefni Al-Fahsi, dan Muhammad Abdurachman Fairuz juga mendapat gelar Top 6 dalam kompetisi GUGEN JAPAN 2019 yang diselenggarakan oleh AI JAM Association, American Society for Convergent Applications in AI (ASCAAI), Gugen Japan, dan Hacker Dojo.

Dalam kompetisi ini, mereka mengembangkan sebuah alat bernama JoyBraille. Konsol ini dibuat berawal dari persoalan yang dihadapi penyandang tunanetra atau penderita kelainan penglihatan yang belum mempunyai platform untuk berkomunikasi dan berinteraksi di dunia digital.

"Produk yang dibuat adalah JoyBraille, yaitu konsol dan e-widget keyboard untuk penyandang tunanetra agar dapat berkomunikasi dan memperoleh informasi secara digital dengan menggunakan huruf braille sebagai alfabetnya," terang Antonius lewat laman ugm.ac.id.

Untuk hurufnya sendiri, konsol ini menggunakan braille untuk berkomunikasi digital melalui komputer atau mobile device. "Sementara ini huruf braille digunakan untuk komunikasi sehari-hari secara offline sehingga kami membuat JoyBraille untuk menulis huruf braille bagi penyandang tunanetra dalam berkomunikasi dan berinteraksi secara digital melalui komputer atau mobile device," terangnya.

Pengembangan inovasi ini diperlukan waktu kurang dari dua bulan, dari bulan Oktober hingga Desember 2019. Sebelumnya, produk ini pernah diikutkan dalam kompetisi Hackathon BIOS yang diselenggarakan oleh Universitas Multimedia Nusantara dan mendapatkan predikat top 10.

Antonius menambahkan, AI-JAM JAPAN sendiri merupakan kompetisi yang berfokus pada pembuatan produk inovatif di bidang teknologi. Mulanya, produk dikurasi di Indonesia oleh INNOPA (Indonesian Invention and Innovation Promotion Association) hingga menjadi 17 tim dari Indonesia yang kemudian diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti kompetisi AI-JAM JAPAN 2019.

"Dari hasil kurasi sebanyak 159 Tim Jepang-Indonesia, Tim Square AR dari DTETI FT UGM berhasil menyabet Gold Medal dan Top 6 pada kompetisi ini yang didukung oleh PT. Komatsu Astra Finance, dan Katetigama," ucapnya.

Selamat untuk Antonius dan teman-teman!

Foto: ugm.ac.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler