'Menjadi Mata Bagi Sesama' Hadirkan Keceriaan Siswa Tunanetra

Bandung - Para siswa SLBN A Kota Bandung hari ini, Selasa (17/12/2019) dikunjungi para relawan dari Syamsi Dhuha Foundation. Di sini, mereka menggelar program 'Menjadi Mata Bagi Sesama'. Keceriaan pun tersaji. Mau tahu seperti apa keseruannya? Simak ulasannya yuk, TemanBaik!

Kegiatan ini diawali dengan mendongeng. Para relawan membacakan buku cerita berjudul 'Petualangan Dana'. Para siswa pun tampak antusias dan serius mendengarkan suara para relawan. Sesekali perbincangan terjadi antara para siswa tunanetra tersebut dengan relawan. Bahkan, meski baru kenal, mereka terlihat akrab seolah sudah lama mengenal.

Usai kegiatan mendongeng, para siswa diajak berjalan ke ruang guru. Mereka dipapah para relawan dan juga guru di lokasi. Mereka terlihat begitu semangat.

Di ruang guru, para siswa kemudian diajak untuk bernyanyi. Suasana semakin meriah saat mereka diajak untuk berjoget dengan diiringi lagu Baby Shark. Ada yang sudah tahu bagaimana gerakan untuk berjoget Baby Shark. Sedangkan mereka yang belum tahu dipandu gerakannya oleh guru dan relawan.

Dalam sesi kuis, suasana bertambah jauh lebih meriah. Mereka diminta menjawab berbagai pertanyaan seputar cerita Petualangan Dana. Berebut menjawab pertanyaan pun terjadi. Para siswa mengacungkan tangan agar bisa menjawab pertanyaan. Beberapa siswa pun ada yang salah menjawab. Tapi, hal itu justru memancing tawa siapapun yang hadir di lokasi.

Kelucuan lain yang tersaji adalah saat ada pertanyaan yang harus dijawab dengan bahasa Inggris. Salah seorang siswa protes dengan gaya khas anak-anak. "Pakai bahasa Indonesia aja atuh," ucap salah seorang siswa yang disambut tawa hadirin.

Para siswa pun diberikan hadiah bingkisan. Hal itu seolah jadi penutup keceriaan mereka hari ini di acara tersebut.

Chair Syamsi Dhuha Foundation Dian Syarief mengatakan kegiatan 'Menjadi Mata Bagi Sesama' digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Penglihatan Sedunia. Hari ini merupakan kegiatan penutup. Selain di SLBN A Kota Bandung, kegiatan ini juga digelar serentak di SLBN Citreureup (Cimahi), SLB A Pembina (Jakarta), SLBN 7 (Jakarta), dan SLB ABC Sejahtera (Bogor).

Melalui, 'Menjadi Mata Bagi Sesama', yayasan nirlaba yang salah satu fokusnya memberi perhatian bagi penyandang low vision ini ingin memberikan keceriaan bagi para siswa tunanetra.

"Kita ingin membuat anak-anak ini lebih gembira dan lebih berkespresi. Kegiatan ini untuk me-remind (mengingatkan) mereka bahwa mereka bisa berekspresi melalui nyanyian, gerakan, tarian, sehingga mereka bisa lebih happy," kata Dian.

Selain itu, ia dan para relawan ingin melatih ingatan para siswa tunanetra. Sehingga, daya ingat mereka diharapkan semakin baik dan jadi 'senjata' untuk mengarungi kehidupan. Itu kenapa akhirnya dibuat kuis dengan pertanyaan seputar buku cerita yang sempat dibacakan pada mereka.

"Kuis ini untuk melatih ingatan mereka. Kita juga mengenalkan beberapa kata bahasa Inggris agar mereka tahu," ucap Dian.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler