Cerita Anak Papua dari Balik Riuhnya PON XX/2021

Bandung - TemanBaik, enggak terasa perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua segera usai. Ada banyak sisi menarik yang membumbui kejuaraan olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

Salah satunya datang dari anak-anak Papua. Mereka menyambut perhelatan olahraga empat tahunan ini dengan antusiasme tinggi. Simak cerita lengkapnya, yuk!

Perhelatan PON sendiri ibarat jadi pesta bersama. Begitu banyak pertandingan dari ragam cabang olahraga tersaji. Pertandingan pun menghadirkan kesan hingga menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang tinggal di Papua, termasuk anak-anak.

Seorang anak bernama Monte yang tinggal di APO 45, Kota Jayapura misalnya, merasa senang dengan adanya banyak pertandingan olahraga di Papua. Ia pun sering hadir ke lokasi pertandingan.

"Senang Om, setiap hari bersama teman nonton pertandingan," kata Monte di laman resmi PON XX, Kamis (14/10/2021).

Baca Ini Juga Yuk: Sambutan Unik Warga Adat Papua saat Disinggahi Api PON XX

Monte yang saat ini duduk di kelas lima sekolah dasar, mengaku sering menyaksikan pertandingan seperti tinju, selam, dan sepak bola.

“Kalau malam saya ke GOR [Cenderawasih] nonton tinju, nanti saya mau ke [Stadion] Mandala nonton sepak bola,” ujarnya.

Berbeda dengan Monte, temannya yang bernama Neymar mengaku lebih suka menyaksikan pertandingansepak bola. Tim Papua tentu jadi andalannya karena ia merupaka nanak asli Papua.

Tim sepak bola putra Papua sendiri akan bertanding melawan Aceh pada babak final PON XX di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Kamis (14/10/2021). Untuk menuju ke lokasi, Neymar mengatakan harus berjalan kaki.

Tak ada rasa lelah. baginya, berjalan kaki meski jaraknya cukup jauh sebanding demi menyaksikan pertandingan sepak bola. Apalagi, tim yang akan tampil adalah Papua.

"Tidak capek, karena saya paling senang nonton sepak bola," ungkap Neymar.

Neymar sendiri bercita-cita ingin jadi pesepak bola profesional. Ian Kabes menjadi pemain yang diidolakannya. Ian Kabes saat ini bermain untuk Persipura Jayapura yang berlaga di Liga 1 2021/2022.

Baca Ini Juga Yuk: Madu hingga Noken Jadi Kandidat Pernak-pernik PON XX

Seorang bocah lainnya, Yance, juga turut mengutarakan rasa gembiranya PON bisa digelar di Bumi Cendrawasih. Yance yang juga tinggal di APO 45 mengataan senang aneka olahraga.

Namun, ia tak bisa menyaksikan semua pertandingan. Ia hanya menyaksikan pertandingan tertentu saja. Itu pun menghindari pulang malam karena sang bocah mengaku takut dimarahi orang tuanya.

"Sa mau nonton semua pertandingan, tapi sa pu bapak marah kalau pulang malam," katanya.

Meski begitu, setiap hari ia selalu berusaha datang ke tempat pertandingan. Ia merasa terhibur dengan beragam pertandingan yang tersaji. Namun, ada satu cabang olahraga yang digemarinya lebih dari cabang lain.

"Seru, Om! Apalagi tinju di GOR, tiap hari ramai," ujar Yance.


Foto: www.ponxx2021papua.com


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler