Eye to eye, Perhiasan Berisi Cinta Bagi Disabilitas

Bandung - TemanBaik, ada perhiasan unik nih dari 'eye to eye'. Tak hanya unik, perhiasan ini juga jadi simbol cinta sekaligus menopang disabilitas.

Penasaran seperti apa perhiasannya dan cerita di baliknya? Simak ulasan lengkapnya, yuk!

Eye to eye sendiri digagas dua anak muda, Nitya Shamdasani dan Ashley Tasmaan. Keduanya pelajar kelas 3 SMA, tepatnya di Jakarta Intercultural School.

Dibantu pengerjaannya oleh salah satu store perhiasan ternama, keduanya menghadirkan 'eye to eye'. Namun, khusus desain, dirancang mereka berdua.

Hasilnya, lahir perhiasan yang sangat kental dengan semangat disabilitas. Misalnya cincin dengan bentuk mata pada bagian depan, gelang dengan tulisan 'Blind to Differences', hingga kalung dengan liontin yang disematkan huruf braille 'EYE see you'.

Visi dan Misi Besar
Hadirnya perhiasan 'eye to eye' dengan nuansa disabilitas yang kental ini mengusung visi dan misi besar. Visi yang dibawa adalah menyuarakan agar disabilitas lebih didengar, diakui, lebih produktif, dan berguna bagi masyarakat.

"Misi kami adalah menghapus pandangan negatif terhadap penyandang disabilitas, serta meningkatkan toleransi terhadap semua individu tanpa memandang perbedaan," ujar Nitya.

Ashley kemudian memaparkan cerita pemilihan nama 'eye to eye'. Nama ini berasal dari pemikiran bahaa semua individu memiliki keunikan masing-masing. Di saat bersamaan, semua orang harus melihat satu sama lain sebagai individu yang sejajar.

"Salah satu slogan kami adalah blind to differences atau buta terhadap perbedaan," kata Ashley.

Keuntungan untuk Donasi
Ada hal lain yang tak kalah menarik dari 'eye to eye' ini loh, TemanBaik. Seluruh keuntungan hasil penjualan tak dinikmati Nitya maupun Ashley. Mereka mendonasikannya untuk disabilitas.

"Semuanya (keuntungan didonasikan) karena kita nonprofit," jelas Ashley.

Penyaluran donasi pun sudah dilakukan belum lama kni, di antaranya memberikan kertas braille kepada Mitra Netra di Jakarta serta laptop dan komputer kepada SLBN A Kota Bandung.

Donasi yang diharapkan tentu diharapkan berguna, terutama bagi disabilitas netra. Bahkan, donasi yang dilakukan juga diharapkan memantik pihak lain untuk membantu disabilitas dengan cara masing-masing.

"Kami harap gerakan kepedulian ini bisa menjadi inspirasi untuk masyarakat pada umumnya," ucap Ashley.

Dijual Daring
TemanBaik, tertarik ingin membeli perhiasan unik ala 'eye to eye'? Jika tertarik, kami bisa membelinya secara daring. Sebab, 'eye to eye' belum membuka toko fisik.

Kamu bisa melihat informasi, melakukan pemesanan, hingga mengintip koleksi perhiasan istimewa mereka melalui akun Instagram @eyetoeyee.id.

Meski dijual daring, Nitya dan Ashley berharap ada dampak positif yang hadir. Sebab, dengan berjualan daring, pembeli bisa datang dari mana saja.

Penjualan perhiasan 'eye to eye' sendiri sudah berlangsung sejak April 2021. Hasilnya pun cukup signifikan dan bisa membantu penyandang disabilitas.

Yuk, intip koleksi perhiasan 'eye to eye'! Selain cantik dipakai, membeli perhiasan ini sekaligus turut membantu penyandang disabilitas, khususnya teman netra alias tunanetra.


Foto: Djuli Pamungkas/Beritabaik.id 


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler