Serunya Saat Ridwan Kamil Wawancarai 3 Pemuda Sukses & Inspiratif

Bandung - Hari Sumpah Pemuda diperingati serempak hari ini di berbagai daerah seluruh Indonesia. Di Bandung juga ada loh, tepatnya di area SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung.

Di sini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hadir menjadi pembina upacara. Setelah upacara selesai, pria yang akrab disapa Emil itu masuk bersama para peserta upacara dan tamu undangan ke Gedung Youth Center. Di sana, mereka mengikuti kegiatan Youth Innovation Summit 2019.

Berbagai keseruan pun tersaji, mulai dari suguhan tarian, musik, hingga melukis di atas pasir. Tapi, keseruan puncaknya adalah saat digelar sesi talkshow alias bincang-bincang di atas panggung.

Emil menjadi moderator dan menyampaikan ragam pertanyaan pada tiga narasumber. Para narasumbernya adalah para pemuda hebat loh TemanBaik. Ada Kiki Gumelar (Owner Chocodot), Gibran Huzaifah (CEO-Fishery), dan Abdul Madjid Alziandani yang merupakan pengusaha properti termuda se-Asia Tenggara.

Di awal talkshow, Emil memancing semangat lebih dari 1.000 siswa dan tamu undangan di lokasi yang mayoritas pemuda-pemudi. Ia mencontohkan ketiga narasumber sebagai inspirator bagi pemuda lainnya.

"Saat kamu-kamu lagi tidur, banyak pemuda yang kerja. Saat kamu malas, banyak pemuda berkreasi di mana-mana. Saat kamu main Tiktok-an, ada pemuda yang sudah jadi direktur. Makanya hidup adalah pilihan, mau gitu-gitu saja atau mau jadi harapan masa depan," kata Emil yang disambut tepuk tangan hadirin.

Tak lama setelah membuka perbincangan, Emil membuka sesi kuis. Ia membagikan empat sepeda dengan syarat tertentu. Ada yang diminta menyebutkan nama kota/kabupaten di Jawa Barat, provinsi di Indonesia, hingga push up.

Baca Ini Juga Yuk: Istimewanya Hari Santri 2019 di Mata Ridwan Kamil, Apa Ya?

Emil kemudian kembali melanjutkan memandu acara talkshow. Ia menjelaskan latar belakang tiga pengusaha muda yang dihadirkan di lokasi. Berbagai pertanyaan pun diberikan Emil dan dijawab para narasumber. "Apa yang membuat di usia muda tiba-tiba semangat berinovasi, ingin jadi beda, enggak mau biasa-biasa?" tanya Emil.

Kiki Gumilar menjawab bahwa ia ingin mengangkat dodol menjadi kuliner yang bernilai lebih dibanding biasanya. Selain itu, ia ingin membuat Garut terkenal dengan coklatnya melalui produk Chocodot yang merupakan perpaduan dodol dan coklat. "Swiss dikenal dengan coklatnya, kenapa Garut enggak bisa," ucapnya.

Narasumber lain pun memberi jawaban masing-masing. Kegiatan talkshow pun sempat kembali diselingi bagi-bagi hadiah enam sepeda, salah satunya dengan syarat peserta bernyanyi bahasa Sunda.

Di akhir kegiatan, Emil menutup talkshow dengan meminta narasumber memberi kalimat motivasi bagi peserta di lokasi. Salah satu yang motivasi singkat tapi bermakna diungkapkan Abdul Madjid Alziandani. "Lebih banyak produktif, no drama," ucapnya.

Sementara itu, Emil sendiri berharap para pemuda masa kini berpacu untuk mempersiapkan diri demi masa depan yang lebih baik. Ia ingin pemuda melakukan banyak aktivitas positif yang akan bermanfaat di masa depan.

Ia berharap pemuda jangan membuang waktu dengan sia-sia. Waktu yang ada justru harus dimanfaatkan. "Jadi pemuda itu yang penting sibuk, tapi sibuk yang positif," tandas Emil.


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler