Ini Tujuan Peringatan Hari Penglihatan Sedunia

Bandung - Mungkin tidak banyak yang tahu, kalau setiap Hari Kamis minggu kedua pada Bulan Oktober diperingati sebagai World Sight Day atau Hari Penglihatan Dunia. Pada tahun 2018, Hari Penglihatan Dunia jatuh pada Kamis, 11 Oktober 2018.

Peringatan Hari Penglihatan Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebutaan dan gangguan penglihatan sebagai masalah kesehatan masyarakat global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, pada tahun 1999-2000, ada sebanyak 285 juta orang penduduk bumi memiliki masalah dalam penglihatan.

Hampir 39 juta orang di antaranya menderita kebutaan. 246 juta orang lainnya mengalami gangguan penglihatan. Dan, 90 persen dari para penyandang gangguan penglihatan dan kebutaan ini hidup di negara-negara berkembang dengan pendapatan atau upah yang rendah.

Untuk mengatasai masalah ini, WHO bersama dengan International Agency for Prevention of Blindness (IAPB) telah menyusun strategi penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan yang dikenal dengan program Vision 2020, bernama 'Right to Sight'.

Tujuan pokok dari program ini adalah untuk memenuhi hak setiap warga nergara memperoleh penglihatan yang optimal. Dengan gerakan inisiatif global dan berupaya untuk mengeliminasi berbagai penyebab penyakit kebutaan dan gangguan penglihatan yang terjadi di masyarakat.

Berbagai upaya juga telah dilakukan oleh pemerintah untuk menurunkan angka kebutaan ini, di antaranya adalah dengan pencanganan program Vision 2020: Right to Sight, pada 15 Februari 2000 oleh Wakil Presiden RI saat itu, Ibu Megawati Soekarnoputri.

Dengan pencanganan Vision 2020 ini, berarti pemerintah wajib memberikan hak memperoleh penglihatan yang optimal bagi seluruh warga negara Indonesia. Salah satu indikatornya adalah berkurangnya jumlah warga negara Indonesia yang menyandang gangguan penglihatan dan kebutaan.


Foto: iapb.org

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler