Siap-siap, Komet 21P akan Melintasi Bumi September Ini

Bandung - Komet bernama 21P atau Giacobini-Zinner akan mendekati bumi pada bulan September dan dapat diamati di langit malam. Pemandangan ini akan menjadi jarak terdekat sang komet dengan bumi dalam 72 tahun terakhir. Komet 21P ini akan melintas di 36 mil dari bumi.

Saat ini, 21P tengah mendekati Bumi dan Matahari dengan kecepatan luar biasa yaitu sekitar 23 kilometer/detik. Sementara jarak terdekatnya ke Bumi dan Matahari terjadi pada hari 10 September 2018, yaitu pada jarak 58 juta kilometer dari planet Bumi, atau setara dengan jarak Bumi ke Mars.

Cahaya berwarna hijau kebiruan milik 21P yang khas dapat dilihat tanpa memerlukan peralatan khusus. Kamu bisa melihatnya dengan mata telanjang. Sebelumnya, kamu perlu mencari tahu di mana titik bintang terang Capella berada, sebab Komet 21P akan terlihat melintas di area itu.

Capella adalah bintang yang mudah dilihat di atas cakrawala arah barat laut pada tengah malam. Bintang ini juga merupakan bintang paling terang keenam di langit.

Baca juga: Observatorium Terbesar se-Asia Tenggara Bakal Dibangun di NTT

Waktu terbaik untuk mengamati komet 21P adalah antara tengah malam dan fajar, dengan pandangan ke arah langit. Usahakan tidak ada polusi udara dan diperlukan setidaknya 20 menit agar mata dapat beradaptasi dengan kegelapan. Penggunaan teleskop kecil juga dapat membantu kamu melihat bintang apapun yang berada dekat dengan komet. Kemudian sekitar 15-30 menit, kamu akan dapat mendeteksi gerakan sang komet yang sedang menjelajahi tata surya.

Pada larut malam 10-11 September, komet 21P akan terlihat melintas sangat dengan Messier 37, alias M37. M37 adalah gugus bintang terbuka paling terang yang terletak di arah rasi bintang Auriga.

2018 adalah tahun yang tepat untuk menikmati pemandangan komet 21P. Sebab jika kamu melewatkan momen ini, maka kamu harus menunggu 40 tahun lagi, di mana 21P mencapai jarak terdekatnya lagi dengan bumi, yaitu pada 18 September 2058.

Foto: Unsplash.com


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler