JNE Gratiskan Ongkir Kiriman Bantuan ke Wilayah Lombok

Bandung - Sejak gempa bumi mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, beragam bantuan terus mengalir ke wilayah bencana. Karena jumlah pengiriman sangat melimpah, perusahaan logistik JNE akhirnya berinisiatif untuk membebaskan biaya pengiriman barang ke Lombok alias gratis.

Program gratis pengiriman bantuan ini telah dilaksanakan 11 sampai 19 Agustus 2018 lalu, berlaku di cabang utama JNE yang berada di 54 kota seluruh Indonesia. Tapi ada syaratnya loh, yakni barang yang dikirim memang berisi bantuan dengan batas maksimum berat 10 kilogram per paket.

Berbagai jenis barang yang direkomendasikan, berupa makanan siap makan, selimut, peralatan mandi, obat–obatan, obat anti nyamuk, popok, dan pembalut. Pengiriman bantuan ini tidak berlaku untuk jenis barang berupa makanan basah, benda yang cepat busuk dan cairan.

"Kami harus sigap membantu pemulihan pasca bencana di Lombok, termasuk memudahkan pengiriman menuju kesana. Total bantuan yang sudah terkirim lebih dari 103 ton dan semua ongkos kirimnya gratis," ujar Presiden Direktur JNE, M. Feriadi, Jumat (24/8/2018).

Baca juga: Tabung Temuan UI Ini Bantu Kebutuhan Listrik Korban Gempa Lombok

Barang bantuan dari masyarakat melalui JNE di seluruh nusantara, transit di JNE Denpasar, kemudian diteruskan melalui pelabuhan Padang Bay. Di Denpasar sendiri JNE menyiapkan tiga armada truk setiap hari untuk mengirimkan barang ke berbagai wilayah pengungsian di kawasan Lombok.

Untuk mengelola pengiriman bantuan, ia menuturkan banyak karyawan dari luar Lombok yang melibatkan diri sebagai relawan. Hal ini dilakukan untuk membantu proses distribusi barang bantuan ke beberapa penampungan warga korban bencana gempa bumi di pelosok Lombok yang sulit dijangkau.

"Meski ongkir gratis telah ditutup kemarin, namun jumlahnya masih akan terus bertambah hingga saat ini. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh karyawan dan masyarakat atas kepedulian, kekeluargaan, kesetiakawanan, serta solidaritas yang tinggi untuk membantu saudara – saudara kita di Lombok," Tutur Feriadi.





Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler