Kementrian PUPR Tambah Bantuan Air Bersih di Lombok

Bandung - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu PR) terus meningkatkan jumlah bantuan dalam memasok ketersediaan prasarana, sarana air bersih, dan sanitasi untuk para pengungsi bencana gempa bumi di Lombok.

Langkah tersebut dijadikan sebagai prioritas utama untuk kebutuhan para pengungsi di sana. Hal ini sejalan dengan jumlah masyarakat terdampak dan masalah yang timbul dalam tahap tanggap darurat dan pemulihan pasca gempa.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menjelaskan, hal terpenting dalam kondisi darurat adalah ketersediaan prasarana dan sarana air bersih serta sanitasi untuk keperluan sehari-hari bagi para korban dan pengungsi.

"Dalam mengatasi penyediaan air baku, Kementerian PUPR telah membuat sebanyak 44 sumur bor dan pompa air tanah berkapasitas 15-20 liter per detik yang saat ini sudah difungsikan sebanyak 5 unit di Kabupaten Lombok Timur dan 39 unit di Kabupaten Lombok Utara," paparnya lewat sebuah keterangan tertulis.

Baca juga: ITB Sumbang Alat Penjernih Air untuk Korban Gempa Lombok

Adapun jumlah bantuan penyediaan prasarana, sarana air bersih dan sanitasi hingga saat ini berupa 228 unit Hidran Umum (HU) berkapasitas 2.000 liter, dan 65 unit HU berkapasitas 1.000 liter.

Untuk distribusi air bersih dilakukan menggunakan 19 mobil tangki air (MTA) ke wilayah yang telah disepakati bersama dengan Basarnas, PMI, BNPB, dan Kepolisian. Air kemudian ditampung dengan menggunakan tandon air maupun hidran umum berkapasitas 4.000 liter.

Perbaikan sistem transmisi PDAM juga dilakukan untuk mengatasi kualitas air yang kotor. Selain itu terdapat tambahan sebanyak 252 WC portabel, 70 unit tenda hunian darurat, mobilisasi alat berat sebanyak 21 ekskavator, dua loader, tiga dozer, dan 33 dumptruck.



Foto: Dok. Kemenpu PR


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler