Ini Vendor Keren di Balik Panggung Megah Pembukaan Asian Games

Rasa takjub dengan pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (18/7/2018) lalu masih membekas. Selain deretan penampilan yang memukau, panggung megah nan artistik juga menjadi sorotan. Siapa yang mewujudkan panggung semegah itu?

Tentunya bukan vendor luar negeri yang mengerjakan. Tapi vendor lokal, berasal dari Kota Bandung. Mereka adalah Rekacitra. Tim produksi yang mengerjakan produksi Mountain Stage, Waterfall, Couldron Burner, Banyan Tree dan Majapahit Ship.

BeritaBaik berkesempatan berbincang dengan Bimo Wibisono Nugroho, dari Tim Produksi Rekacitra melalui aplikasi pesan, Minggu (19/8/2018) malam. Meski sedang dalam situasi bongkar panggung, Bimo menjelaskan banyak kisah dibalik panggung megah membanggakan tersebut.

Rupanya, Rekacitra memang sudah langganan menjadi vendor penyelenggara acara olahraga. Tahun 2011, mereka mendapat proyek membuat properti kapal dalam Pembukaan Sea Games Palembang dan membuat panggung serta cauldron atau kawah untuk api di PON Jabar.

"Titik baliknya mungkin ketika produser Malaysia dari Sea Games Kuala Lumpur 2018 liat di youtube video Sea Games Palembang. Mereka mencari tahu siapa pembuat kapalnya. Ketika akhirnya bisa ketemu dengan kita, kita malah end up produksi main stage dan cauldronnya.

Di Kuala Lumpur, konsultan teknisnya impressed karena di dunia kurang dari 5 vendor yang sanggup membuat cauldron dengan kualitas yang bisa dipertanggungjawabkan di level sports event ceremony kelas dunia dan ternyata nyambung-nyambung sampai ke Asian Games ini,” ujar Bimo menceritakan dengan panjang lebar.

Proses pun dilalui Bimo dan tim Rekacitra. Mulai dari pendekatan hingga proses tender yang sangat detil. “Proses tendernya detil dan prosedural banget. Sampai kita bahkan belajar banyak dari proses tersebut. Akhirnya kita berhasil meyakinkan dengan pengalaman, skill dan pemecahan masalah dan solusi-solusi, tim kita berhasil membuktikan ke tim kreatif Asian Games 2018,” ungkapnya.

Sejak bulan April 2018, proses produksi dilakukan. Merealisasikan ide-ide ‘gila’ dari para desainer dan tim kreatif Asian Games 2018 menjadi tantangan tersendiri bagi tim Rekacitra.

“Kami merealisasikan imajinasi dan ide besar dari tim kreatif Asian Games dengan mencari cara produksi seefektif dan seefisien mungkin. Merealisasikannya ini betul-betul pengalaman ‘ngulik’ kita yang paling menantang sekaligus paling seru sepanjang karier profesional kami. Kami selalu berusaha memberi solusi dari semua isu-isu produksi yang pasti akan selalu ada di lapangan,” ujar Bimo.

Rasanya jika melihat tata panggung dalam pembukaan Asian Games 2018 kemarin semua begitu detil dan kokoh. Pihak Rekacitra memang tak bisa sembarangan bekerja. Kekuatan struktur panggung juga harus teruji dan dipastikan aman untuk pertunjukan dengan melibatkan jumlah orang yang banyak di dalamnya.

Main stage mountain mungkin paling menantang. Karena ukurannya yang luar biasa besar. Tingkat keamanan dalam bekerja juga menjadi prioritas. Waktu yang sangat sedikit, artistik yang harus sangat detil. Kekuatan struktur kita juga harus teruji secara resmi oleh konsultan engineer khusus untuk menyatakan bahwa panggung ini aman untuk show dengan cast yang luar biasa banyak,” jelas Bimo.

Namun dari semua proses kerja keras itu, Bimo dan seluruh tim Rekacitra berbangga hati. Dengan total lebih dari 300 orang, tim Rekacitra berhasil mendirikan panggung megah yang memukau mata dunia.

“Yang membuat kita bangga adalah kita bisa mempersembahkan stage , mechanical dan properti kapal dengan standar kelas dunia dengan kedisiplinan kerja dan hasil akhir yang bisa membuat bangga dan harum nama Indonesia di dunia,” ujar Bimo menutup obrolan tadi malam. Keren!


Foto: (INASGOC/Oscar Motuloh)

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler