Belajar dari Cara Kekinian Ridwan Kamil Galang Dana via Online

Ridwan Kamil adalah salah satu tokoh atau kepala daerah yang sering menggunakan situs galang dana online atau yang populer disebut crowdfunding. Apa alasannya?

Saat berbincang dengan Beritabaik di sela kunjungannya ke Lombok, Jumat (16/17/2018), Wali Kota Bandung tersebut mengungkapkan, penggalangan donasi melalui online ini transparan. Semua orang yang bisa mengakses situs galang dana online itu bisa menyumbangkan uang sesuai dengan kemampuan. Penyalurnya pun lembaga yang sudah terpercaya.

“Menariknya udunan ini transparan, semua orang dari berbagai belahan dunia bisa ikut menyumbang, “ tutur pria yang karib disapa Kang Emil tersebut.

Kang Emil termasuk pelanggan situs online kitabisa.com. Menurutnya, salah satu keunikan penggalangan dana secara online ini adalah para donatur bisa langsung memberikan komentar di laman campaigner. Ia berkisah banyak sekali cerita lucu selama membuka donasi online. Termasuk saat membuka donasi untuk Lombok.

“Banyak cerita yang lucu, salah satunya anak SD yang jatah transportasinya dia sisihkan untuk menyumbang tanpa sepengetahuan ibunya. Sekarang ibunya dipuji-puji karena hebat bisa mendidik anak begitu,” ucap Kang Emil.

Belajar dari Kang Emil, jika sosial media dan internet digunakan untuk hal yang bermanfaat maka dampaknya juga akan baik. Salah satu contohnya, Kang Emil memanfaatkan pengikutnya di media sosial untuk urunan membantu korban bencana gempa Lombok ini. Hanya dalam waktu satu minggu, dana yang dikumpulkan sudah mencapai nyaris dua miliar rupiah.

“Ini menunjukkan orang Indonesia baik-baik hatinya dan mereka percaya saya sebagai campaigner,” jelasnya.

Ditemui di tempat yang sama, CEO Kitabisa.com Alfatih Timur (Timmy) mengatakan, Kang Emil adalah kepala daerah yang sering memanfaatkan situsnya untuk menggalang dana.

“Beliau itu sudah cukup sering. Pernah membuka donasi bencana alam di Sumatera, Rohingnya, Garut dan sekarang ini Lombok. Kami sebagai fasilitator yang menangani pembayaran dan memastikan orang-orang merasa aman untuk berdonasi,” ungkapnya.





Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler