Tradisi Adu Kuda, Simbol Harga Diri Masyarakat Muna

- Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:50 WIB
Ilustrasi adu kuda. (Pixabay/rauschenberger)
Ilustrasi adu kuda. (Pixabay/rauschenberger)

BERITABAIK.ID - TemanBaik, beberapa daerah di Indonesia memiliki tradisi unik dalam menyambut tamu. Salah satunya tradisi adu kuda yang ada di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara.

Dalam bahasa Muna, perkelahian atau adu kuda disebut pogiraha adhara digelar tanpa jadwal teratur.

Tradisi itu hanya diselenggarakan pada acara khusus, seperti menyambut tamu yang sebelumnya telah ikut serta dalam acara tahunan Festival Nepabale.

Dilansir dari koropak.co.id, adu kuda ini biasanya diselenggarakan di lapangan terbuka, dipandu oleh pawang yang berdiri di antara dua kuda jantan yang saling dihadapkan.

Baca Juga: Mengintip Keindahan Wisata Alam Buatan di Desa Duyun Riau

Pawang itu mengenakan destar serta sarung yang melilit di pinggangnya. Lewat instruksinya, barulah tradisi langka ini dimulai.

Perkelahian dibuka ketika salah satu kuda meringkik sembari mengangkat kedua kaki depannya ke udara, setinggi yang dia bisa. Lantas lawannya akan melakukan hal serupa, seakan siap meladeni.

Kedua kuda tersebut lantas bergelut; menggigit dan menendang. Tak jarang mereka saling seruduk hanya untuk mengalahkan lawan.

Namun ketika pertarungan mulai saling membahayakan, pawang akan datang melerai.

Halaman:

Editor: Gin Gin Tigin Ginulur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

‘Derisik’, Suara Tak Berwujud ala Colderra

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:05 WIB
X