• Minggu, 25 September 2022

'Normatif I: Seharusnya/Sepantasnya', Debut Album dari Normatif

- Jumat, 29 April 2022 | 13:41 WIB
 (dok. Normatif)
(dok. Normatif)

Duo kakak-beradik Adri (gitar) dan Ical (vokal) yang tergabung dalam Normatif merilis debut album berjudul 'Normatif I: Seharusnya/Sepantasnya'. Duo asal Jakarta ini menyuguhkan 8 buah trek dengan balutan rock modern dengan sentuhan elektronik sudah dapat didengarkan melalui seluruh layanan musik digital. Kamis (28/04/22).

Album ini hadir sebagai sebuah sebuah album konseptual yang menghadirkan perspektif dualitas pada setiap lagunya. Lagu-lagunya menceritakan bahwa setiap peristiwa tidak selalu tampak seperti yang terlihat, semua orang bisa menafsirkannya secara bebas menurut perspektif mereka. Album ini didasarkan pada ideologi 'Seharusnya/Sepantasnya' milik Normatif sendiri.

Album ini mengusung narasi perjalanan penobatan dari "sosok" yang ditetapkan menjadi "Mesias/Penyelamat Dunia", dan permasalahan yang muncul di dalamnya. Setiap lagu adalah representasi dari masalah di dunia ini yang mengarah pada pengangkatan "Mesias".

(dok. Normatif)


Baca Juga: Synchronize Fest Kembali Digelar Bulan Oktober 2022

Terinspirasi dari bermacam musisi yang mengawinkan musik rock dengan sentuhan elektronik yang modern seperti Des Rocs, Grandson, hingga Rage Against The Machine, Normatif menyampaikan soal nilai-nilai yang menurut mereka adalah yang sepantasnya dalam balutan musik rock yang modern.

Riff gitar berdistorsi dan bebunyian drum serta loop elektronik terdengar menyatu, ditambah dengan vokal Ical yang lantang menyuarakan lirik-lirik sarat nilai sosial. Pesan-pesan dalam album ini pun rencananya akan disampaikan dalam showcase yang akan dilaksanakan tanggal 14 Mei 2022 di Teater Salihara, Jakarta. 

Album ini diproduksi oleh Normatif sendiri, mulai dari penulisan lirik, rekaman hingga mixing dan mastering. Setiap lagu diatur untuk dinikmati secara visual karena tiap lagu tersebut memiliki nuansa teatrikal. Normatif juga mengajak beberapa kolaborator dalam album debut mereka, seperti Nadine Adyla di lagu ‘Peristiwa Hutan Kota’, ‘Jesika’, ‘Ombang Ambing’ dan ‘Seruan Yang Sama’. Ada juga Adam Febrian di lagu ‘Seruan Yang Sama dan Seharusnya/Sepantasnya’, Ruth Golda di lagu ‘Menuju Utopia’ dan ‘Duckworth’). Album ini juga telah dirilis dalam bentuk CD pada Record Store Day Indonesia 2022, 23 April lalu.

“Pesan utama yang ingin kami sampaikan melalui album ini merupakan ideologi Seharusnya/Sepantasnya, dengan nilai nilai seperti, penyamarataan subjek dalam masalah duniawi, benar dan salah merupakan hal yang relatif, serta penobatan normatif menjadi yang seharusnya, yang sepantasnya” tutup Adri.

Editor: Irfan Nasution

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siap-siap, Tahun ini 'Rock in Solo' Kembali Menggelegar!

Minggu, 18 September 2022 | 17:25 WIB

'To Be King', Gebrakan Baru SUR! dengan Formasi Segar

Jumat, 9 September 2022 | 20:45 WIB

15 Tahun Hiatus, The Sastro Siap Kembali Ber'Lari 100'

Jumat, 2 September 2022 | 11:36 WIB
X