• Minggu, 2 Oktober 2022

The Bakuucakar Perkenalkan Karya Sepeninggal Glenn Fredly

- Selasa, 22 Juni 2021 | 11:10 WIB

Grup kolaborator dari mendiang Glenn Fredly, The Bakuucakar memperkenalkan karya terbaru mereka bertajuk 'Bakuucakar'. Ini adalah karya perdana mereka sepeninggal sang maestro.

Lewat keterangan resminya, The Bakuucakar menyebut kehilangan sosok Glenn Fredly sebagai nahkoda dalam grup ini sudah pasti menjadi pukulan yang berat bagi mereka. Namun duka yang dirasakan justru mendorong dan meyakinkan mereka untuk terus berkarya.

"Seperti keluarga yang kehilangan, hidup akan tetap berjalan. Bagai kehilangan nakhoda, kapal akan terus berlayar mencapai tujuan,” tulis mereka.

Secara musikal, ‘Bakuucakar’ menampilkan musik fusion, jaz dan funk yang enerjik. Hampir semua instrumen seolah bernyanyi dalam komposisi ini. Hanya bedanya, vokal utama yang biasa diisi oleh Glenn, kini diisi oleh Rifka Rachman.

-

Baca Ini Juga Yuk: 'The Sixth Day', Bukan Sembarang Rock Jenaka dari Suarloca

Kehadiran saksofon sebagai melodi utama dalam lagu ini seolah menjadi ciri khas The Bakuucakar sejak era kolaborasi dengan Glenn. Kita seolah diingatkan kembali pada nuansa lagu 'Rame-Rame Timur' yang pernah mereka populerkan.

Proses kreatif pembuatan 'Bakuucakar' diawali dari proses "karantina" yang mereka jalani pada awal 2021. Saat menjalani karantina itu, mereka melakukan jam sessions. Dari jam-sessions yang penuh canda dan tawa khas The Bakuucakar, lahirlah kemudian lagu 'Bakuucakar' dengan irama funk penuh energi.

Kata 'Bakuucakar' yang diteriakkan di setiap baguan chorus lagu seolah menjadi melodi seruan untuk persaudaraan, keberagaman suku dan lintas generasi dari masing-masing personel.

"The Bakuucakar menjadi salah satu band yang isinya macam-macam, mulai dari jenis musik sampai ke generasinya, dari situ kita mencoba satukan elemen-elemen dari masing-masing personel, sampai pada akhirnya kita bisa menemukan tujuan kita dalam bermusik. Salah satunya membuat karya terbaik yang kita bisa. Kalau kata Glenn, kita keluarga yang dipertemukan dengan ritme dan harmoni," beber mereka tentang identitas band ini.

Halaman:

Editor: Irfan Nasution

Tags

Terkini

3 Pemuda Berbahaya Rilis Single 'Bandar Minyak Tanah'

Jumat, 30 September 2022 | 11:24 WIB

Dhira Bongs Sapa Kembali Penggemar lewat Album Ketiganya

Kamis, 29 September 2022 | 06:40 WIB

Siap-siap, Tahun ini 'Rock in Solo' Kembali Menggelegar!

Minggu, 18 September 2022 | 17:25 WIB

'To Be King', Gebrakan Baru SUR! dengan Formasi Segar

Jumat, 9 September 2022 | 20:45 WIB

15 Tahun Hiatus, The Sastro Siap Kembali Ber'Lari 100'

Jumat, 2 September 2022 | 11:36 WIB
X